Home BANTEN Pemkab Lebak Buka Jalan Terisolir Kawasan TNGHS

Pemkab Lebak Buka Jalan Terisolir Kawasan TNGHS

0
SHARE
KERJA SAMA: Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Ruang Kerja Bupati Lebak, Rangkasbitung, Jumat (5/4). FOTO: Fadilah/Banten Ekspres

LEBAK – Guna membuka jalan penghubung daerah terisolir dan meningkatkan pembangungan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Pemkab Lebak melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Dokumen perjanjian itu ditandatangani oleh Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya dan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Awen Supranata di Ruang Kerja Bupati Lebak, Rangkasbitung, Jumat (5/4) sore.

Menurut Iti, wilayah TNGHS yang berada di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Bogor, Sukabumi, dan Lebak merupakan salah satu wilayah yang masuk pada pengembangan potensi daerah yang ada di kawasan tersebut.

“Perjanjian kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Kepala Balai TNGHS melaluiĀ  Surat Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Nomor S.181/KSDAE/PIKA/KSA.0/3/2019 tanggal 8 Maret 2019,” katanya saat dihubungi wartawan, Sabtu (6/4).

Menurut Iti, pihaknya bersyukur Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah memberikan persetujuan terhadap kerjasama pembangunan dan peningkatan ruas Jalan Cikumpay-Cigobang yang melintasi kawasan TNGHS sepanjang 9,3 kilometer dengan lebar 12 meter.

Kerjasama itu, kata Iti, merupakan upaya pemerintah daerah dalam merealisasikan aspirasi masyarakat serta mengembangkan potensi local, termasuk salah satunya potensi destinasi wisata yang diharapkan dapat bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat di daerah setempat.

“Ini merupakan proses yang panjang yang kami lakukan dalam mewujudkan keinginan dari masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai TNGHS, Awen Supranata mengatakan perjanjian dan kerja sama itu merupakan kegiatan untuk membuka wilayah yang terisolir yang berada dalam wilayah TNGHS. Awen meyakini ke depan pasca-dibukanya wilayah terisolir tersebut, akan terlihat objek-objek yang dapat dijadikan destinasi wisata sehingga membawa manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Potensi wisata di Lebak itu luar biasa, apalagi jika didukung oleh sarana jalan, dimana beberapa tempat masih sulit dijangkau oleh masyarakat, alhamdulillah dengan kerjasama ini mudah-mudahan ke depan menjadi destinasi baru yang potensial,” katanya. (mg-05/tnt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here