Home TANGERANG HUB Hasil Uji Pangan di Pasar Anyar, Banyak Kandungan Formalin dan Pestisida

Hasil Uji Pangan di Pasar Anyar, Banyak Kandungan Formalin dan Pestisida

0
SHARE
DIPERIKSA: Petugas memeriksa kandungan bahan pangan di Pasar Anyar, Selasa (14/5).

TANGERANG – Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang melakukan pemeriksaan bahan pangan di Pasar Anyar, Selasa (14/5).

Dalam pemeriksaan tersebut, ada sekitar 14 item jenis makanan  yang mengandung zat berbahaya seperti kandungan formalin pada daging dam pestisida pada sayuran.

Kepala Bidang Keanekaragaman Konsumsi dan Ketahanan Pangan, Eny Nurhaeni mengatakan, dari 62 sampel produk yang diuji sebanyak 14 item positif formalin dan itu terlihat pada usus ayam dan daging ayam.

“Khusus produk sayur dan buah, dari 20 sampel yang diuji 4 sampel positif mengandung pestisida. Kandungan lain seperti boraks, formalin dan rhodamin B pada produk olahan pangan lain juga kami dapati pada sampel usus dan daging ayam, 1 sampel mengandung boraks dan 1 sampel mengandung rodhamin B,”ujarnya.

Eny menambahkan, sementara untuk produk hasil perikanan tidak ditemukan, dari 19 sampel yang diperiksa tidak ada ikan yang berbhaya atau mengandung zat kimia.

“Seluruh bahan pangan berbahaya yang diuji saat ini disimpan di lemari pendingin laboratorium PD Pasar dan DKP untuk dijadikan sebagai barang bukti,”paparnya.

Eny mengaku, untuk pedagang nakal yang mengedarkan produk pangan berbahaya di Kota Tangerang, akan dilakukan pembinaan. Sementara pedagang bandel yang masih mengedarkan panganan berbahaya akan diserahkan ke Satpol PP dan Polres Metro Tangerang Kota untuk diproses hukum.

“Kami akan berikan hukuman kepada para pedagang yang masih bandel, caranya kami akan laprokan kepada pihak berwajib untuk dilakukan proses hukum agar memberikan efek jera kepada pedagang lain,”ungkapnya.

Salah seorang pedagang Wawan mengaku tidak mengetahui jika barang yang dijualnya mengandung bahan berbahaya. Dirinya mendapatkan barang tersebut dari distributor dan bukan diolah sendiri.

“Saya dapat barangnya dari Karang Tengah. Saya tidak tahu kalau ini ada bahan berbahayanya, ya saya pasrah kalau sudah begini. Pastinya rugi,”pungkasnya. (mg-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here