Home BANTEN Belasan Rumah di Safira Terancam Longsor, Terdampak Proyek Properti Ikang Fauzi

Belasan Rumah di Safira Terancam Longsor, Terdampak Proyek Properti Ikang Fauzi

0
SHARE
LOKASI: Rumah warga di Blok D, RT 04/RW 06 Perumahan Safira retak diduga terdampak pengerukan Perumahan Sepang Mountain Residence di Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Rabu (22/5). FOTO: Herlin Saputra/Banten Ekspres

SERANG – Akibat proyek properti Perumahan Sepang Mountain Residence, belasan rumah warga yang berdekatan dengan Perumahan Safira Blok D RT 04/RW 06, Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang terancam longsor.

Ade yakub, Sekretaris RT 04 mengeluhkan adanya proyek pembangunan perumahan milik Ikang Fauzi tersebut. Sebab, aktivitas pengerukan tanah menyebabkan 14 rumah  milik warga Perumahan Safira terancam longsor. “Kami menyesalkan kepada pihak pengembang rumah, karena mereka tidak mempertimbangkan keselamatan warga kami di Perum Safira. Semestinya pihak pengembang bicara dulu ke warga. Jadi jangan asal main gali-gali aja,” ujarnya kepada wartawan saat ditemui di lokasi, Rabu (22/5).

Ade menjelaskan sebelumnya warga sudah menyampaikan keluhan ke pihak marketing perumahan tersebut terkait bahaya aktivitas pengerukan tanah tersebut. Namun, upaya warga tak mendapat respon positif dari pihak marketing. “Makanya kali ini kami mendesak untuk kedua kalinya kepada marketing agar segera membangun tembok penahan tanah (TPT). Sehingga warga tidak merasa khawatir jika  terjadi longsor tiba-tiba,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu warga Perumahan Safira, Harianto mengatakan, seharusnya‎ pihak pengembang lebih jeli. Jangan sampai menunggu ada konflik. “Sebelum ada konflik, seharusnya diantisipasi terlebih dahulu. Jangan main keruk saja tapi belum dibangun TPT-nya. Kesannya nunggu musibah dahulu, kami tidak mau, lebih baik cegah dulu musibah. Dari pada mengobati, mending mencegah,” katanya.

Pihaknya, kata dia, meminta jika pengembang itu mempunyai etika baik, di Juni 2019 diperkirakan minggu ke dua segera bisa dibangun TPT-nya. “Apa yang kita lihat mudah-mudahan bisa dibangun dan tidak bohong janji pengembangnya. Efek dari pengerukan ini juga, banyak tembok yang retak oleh pembangunan Sepang Mountain. Merasa getaran alat berat proyek, tanah juga mepet, yang seharusnya 1 meter malah curam sekali. 2 meter minimal,” katanya.

Humas Perumahan Sepang Mountain Residence, Fuzi mengatakan pihaknya akan merealisasikan keinginan warga yang terdampak adanya pengerukan tanah yang berhimpitan dengan Perumahan Safira. Ia berjanji akan membangun TPT yang sesuai keinginan warga  di sepanjang belakang rumah yang terdampak pengerukan tanah. “Nanti sekitar  tanggal 10-15 Juni setelah lebaran sudah ada persiapan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) dengan menggunakan batu kali,” ucapnya  kepada wartawan saat ditemui di kantor pengembang Sepang Mountain Residence. (mg-04/tnt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here