Home TANGERANG HUB Litrik Hanguskan Lapak Limbah di Sangiang

Litrik Hanguskan Lapak Limbah di Sangiang

0
SHARE
Petugas Damkar menjinakkan api yang membakar lapak barang bekas di Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk. FOTO: Randy/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Kebakaran di Kota Tangerang kembali terjadi. Kali ini api menghanguskan lapak limbah milik Ahmad Soleh, warga Kampung Gebang, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Priuk, Rabu (9/10).

Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Ahmad bersama karyawanya sedang beraktivitas di lapak limbah miliknya. Secara tiba-tiba listrik yang berada di dalam meledak dan menyambar bahan kimia.

“Jadi memang kita sedang melakukan aktivitas untuk mengolah limbah, tiba-tiba dari dalam ada ledakan dan menyambar bahan kimia serta plastik. Kebanyakan yang saya olah ini adalah plastik jadi dengan cepat api membesar dan menghanguskan lapak saya,”ujar Ahmad saat ditemui Tangerang Ekspres di lokasi Kejadian.

Ahmad menambahkan, semua barang yang ada di dalam habis terbakar dan tidak tersisa sama sekali. Karena semua yang ada di lapak miliknya bahan mudah terbakar, maka api sangat cepat membakar dan menghanguskan lapaknya yang dirintis sejak 3 tahun lalu.

“Pastinya semua barang yang ada di dalam lapak habis semua, saya tidak tahu harus bagaimana lagi,”paparnya.

Supervisor Pusat Pengendalian dan Operasional BPBD Kota Tangerang, Anwarudin mengungkapkan, sekitar pukul 09.50 WIB BPBD Kota Tangerang mendapatkan informasi bahwa ada kebakaran di sebuah lapak limbah.

“Dalam insiden ini, kami menerjunkan 25 orang personil pemadam dan 6 unit armada. Kejadian diduga korsleting listrik. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,”ungkapnya.

Anwar menuturkan, kalau dari informasi sementara, kebakaran tersebut karena arus pendek listrik yang menyambar bahan kimia dan juga plastik yang ada didalam lapak. Jadi api dengan cepat membesar karena semua bahan mudah kebakar.

“Api baru bisa kita padamkan sekitar pukul 14.00 WIB, karena semua tim kita langsung melakukan pemadaman agar tidak tersambar ke rumah lainya. Kalau kerugian mencapai Rp200 juta, karena semua habis terbakar dan tidak ada tersisa,”tutupnya. (mg-9).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here