Home TANGERANG HUB Pasien OTG Diisolasi di Hotel Bintang 3, Makan Sehat Tiga Kali, di...

Pasien OTG Diisolasi di Hotel Bintang 3, Makan Sehat Tiga Kali, di Kamar Ada TV dan Internet

0
SHARE
Pasien OTG Diisolasi di Hotel Bintang 3 Makan Sehat Tiga Kali, di Kamar Ada TV dan Internet
Hotel bintang tiga, Hotel Yasmin di Binong, Curug, Kabupaten Tangerang yang menjadi tempat isolasi pasien OTG sudah terisi pasien. FOTO: Skyscaner

CURUG-Hotel Yasmin, hotel bintang tiga di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug. Hotel ini dijadikan rumah singgah oleh Pemkab Tangerang bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Terutama berstatus orang tanpa gejala (OTG). Baik perorangan maupun kluster keluarga. Saat isolasi, fasilitas kamar hotel bintang tiga tetap bisa dinikmati pasien positif Corona. Hal ini membuat pasien tidak merasa sedang menjalani isolasi dalam rangka penyembuhan.

Kepala Bidang Pelayan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang Achmad Muchlis mengatakan, sejak awal digunakan pada Jumat (18/9) sudah terisi 21 pasien. Mereka diantar ambulans berikut petugas medis ke rumah singgah Hotel Yasmin.

Kata Muchlis, pasien OTG tidak bisa datang dan menjalani isolasi di rumah singgah Hotel Yasmin tanpa rekomendasi puskesmas maupun rumah sakit. Surat rujukan tersebut menjadi persyaratan wajib bagi pasien OTG dapat dirawat di Yasmin.

“Pasien dikirim ke Yasmin melalui puskesmas atau rumah sakit.
Pasien bisa lapor ke puskesmas terlebih dahulu untuk antar jemputnya.

Yang dari rumah sakit biasanya merupakan karyawan rumah sakit yang terinfeksi Covid-19 tanpa gejala. Untuk standar operasional kita buat juga tentang penggunaan alat pelindung diri (APD),” katanya kepada Tangerang Ekspres, Jumat (18/9).

Pasien yang sudah melewati pemeriksaan medis di lantai satu akan dibawa ke kamar tujuan di lantai dua hingga tiga menggunakan lift khusus. Nantinya, jalan yang dilewati pasien akan dilakukan penyemprotan disinfektan. Kamar pasien dikunci dari luar. Sehingga hanya petugas medis yang masuk. Tidak ada orang lain. Hal tersebut merupakan standar agar terhindar dari virus Corona.

“Ada tiga zona di sana. Merah, Kuning dan Hijau. Itu untuk penggunaan APD. Untuk zona merah wajib memakai APD level tiga. Jadi tidak sembarangan orang bisa keluar masuk area ini. Zona Kuning area terbatas. Wajib menggunakan APD level dua. Zona Hijau wajib pakai masker. Kita akan meminta data pasien dari puskesmas diverifikasi personal in charge atau penanggungjawab dinkes. Di dalam kamar untuk sendiri dan keluarga ada televisi dan internet,” ujarnya.

Pasien yang dirawat diberi makanan sehat yang berbeda menu setiap harinya. Dengan porsi yang pas tiga kali dalam sehari.
Juga untuk pasien yang dirawat akan diberi dua kali snack dalam sehari.

“Kita berikan vitamin dan suplemen sesuai terapi Covid-19.  Mengikuti pedoman Permenkes 413 tahun 2020 untuk penanganannya. Kita sediakan 120 kamar tahap pertama. kalau memang diperlukan lagi kita tambah 120 kamar lagi. Rumah singgah di sini sampai tiga bulan kedepan,” ujarnya. Semua pasien wajib mengikuti senam setiap pagi dan berjemur. Isolasi wajib selama 10 hari. “Kalau sudah dinyatakan negatif swab boleh pulang,” pungkasnya. (sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here