Home TANGERANG HUB Klaster Tak Ber-IMB Disegel Juga

Klaster Tak Ber-IMB Disegel Juga

0
SHARE

SETU-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel menyegel klaster perumahan Serpong Grand Park. Kluster yang dibanderol Rp 600 juta itu, disegel lantaran tak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Dengan penyegelan itu, aktivitas pengerjaan perumahan yang berada di Jalan Raya Puspiptek-Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangsel itu pun, dihentikan. Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kota Tangsel Mohamad Muksin menegaskan, setelah dilakukan penyegelan, pihak Serpong Grand Park harus mengeluarkan berbagai barang pendukung pekerjaan di lokasi proyek. “Tak boleh ada aktivitas apapun. Ada alat berat ekskavator pun, turut kita sita kuncinya sampai pihak proyek sudah memiliki IMB,” ungkapnya, Jumat (21/4).

Kedatangan belasan personel Satpol PP mengejutkan para pekerja di lokasi. Bagian pemasaran yang sudah sejak bulan lalu menjajakan unit klaster bergaya mini club house itu pun, sempat ‘kebakaran jenggot’. Dalam kepanikan itu, ia menghubungi pihak pengawas proyek untuk mempertanyakan perihal penyegelan yang dilakukan Satpol PP.

Sebelumnya, Satpol PP juga telah memberikan surat pemanggilan kepada pengembang Serpong Grand Park. Namun, surat kunjungan itu tak pernah direspons. “Surat dari tanggal 5 sudah kita berikan tapi tidak direspons. Pengembang itu kita panggil untuk mengonfirmasi masalah IMB-nya. Karena hasil koordinasi dengan DPMPTSP, Serpong Grand Park terbukti tak punya IMB,” tambah Muksin.

Penyegelan juga sempat terhambat karena salah seorang penanggung jawab proyek menghubungi personel Satpol PP dan bersikeras telah memiliki IMB. Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan pada Satpol PP Tangsel Oki Rudianto menuturkan, pihak pelaksana proyek mengaku telah memiliki IMB, namun sudah tidak berlaku lagi. Berdasarkan koonfirmasi dengan telepon, tambah Oki, pihak proyek mengantongi IMB yang bukan dikeluarkan oleh Pemkot Tangsel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here