Home OLAHRAGA Amunisi Baru Jadi Andalan Jelang Hadapi Cilegon United

Amunisi Baru Jadi Andalan Jelang Hadapi Cilegon United

0
SHARE
CERDIK: Tamsil Sijaya terancam absen menghadapi Cilegon United lantaran hukuman akumulasi kartu kuning.

PERSITA Tangerang berusaha mempertahankan rekor tidak terkalahkan saat dijamu Cilegon United, Jumat (10/8) sore di Stadion Krakatau Steel, Cilegon. Untuk mewujudkan hasil tersebut Pendekar Cisadane mengandalkan amunisi baru saat menghadapi skuat besutan Imam Riyadi itu.

Ya, selain empat pemain yang diboyong saat mengalahkan Persis Solo di Stadion Singaperbangsa, Karawang yakni Chandra Waskito, Tamsil Sijaya, Sirvi Arfani dan Andre Sitepu dua pemain anyar lainnya diprediksi akan diboyong Wiganda Saputra Pelatih Persita ke Cilegon. Kedua pemain yakni kiper Yoga Triseptyan dan Ryan Kurnia yang pengurusan administrasi kepindahan baru selesai 5 Agustus lalu akan menjadi kekuatan baru Persita.

“Kami mengincar poin di Cilegon, targetnya berapapun poinnya akan kami usahakan ambil. Kami butuh poin agar kami tetap berada di trek perebutan tiket ke babak 8 Besar,” ucap Gandul, sapaan Wiganda Saputra.

“Selain mengandalkan pemain lama kami juga berharap pemain baru bisa ambil bagian untuk memenuhi target kami meraih poin di Cilegon. Saat menghadapi Persis pemain baru memberi kontribusi yang lumayan bagus sehingga kami menang, lawan Cilegon kami juga berharap yang sama meski main di kandang lawan,” papar Gandul.

Apalagi, kata bek jebolan timnas Primavera tersebut, Persita terbiasa dengan atmosfer tandang karena semua laga tim Ungu berstatus tandang meski bermain kandang di Stadion Singaperbangsa, Karawang. Jadi, buat Persita main kandang maupun tandang tetap saja sama. “Ini membuat pemain kami mentalnya terasah saat main tandang.”

Selain mengandalkan amunisi baru, Persita juga menaruh harapan besar performa Egi Melgiansyah meningkat terkait kondisi lapangan di Stadion Krakatau Steel, Cilegon. Kondisi lapangan yang mulus diyakini Gandul akan memompa nafsu bermain pasukannya sesuai dengan karakter permainan Persita yang mengandalkan serangan cepat dan permainan umpan umpan pendek dari kaki ke kaki.

Selama melakoni pertandingan tandang di Liga 2, Persita sulit mengembangkan permainan lantaran bermain di lapangan yang kondisinya kurang rata. Penampilan Persita diyakini akan berbeda, jika tampil di kondisi lapangan yang mulus seperti Stadion Krakatau Steel.

“Kecepatan pemain akan maksimal jika bermain di lapangan yang rumpunya rata, alur bola juga akan memudahkan pemain mengontrol bola dan bermain efisien. Jika tak ada halangan kami yakin bisa mencuri poin dengan tampil sesuai karakter Persita,” tukas Gandul.

Sementara mengenai performa Sirvi Arfani yang dipasang selama 8 menit saat bertemu Persis Solo, dinilai Asisten Pelatih Bidang Fisik Persita Asep Ardiansyah sudah cukup baik. Bahkan Ucus, sapaan Asep Ardiansyah, menilai Sirvi sudah tampil 90 persen seperti sebelum cedera.

“Kan dia juga ikut latihan rutin, secara individu dia juga latihan sendiri untuk meningkatkan kebugaran tubuhnya selama penyembuhan setelah operasi sampai putaran pertama lalu. Jadi, kalau saya lihat dia sudah pulih 90 persen, 10 persen lagi tinggal kepercayaan dirinya saja,” ucap Ucus.

Dan dilihat Ucus secara perlahat kepercayaan diri Sirvi tumbuh saat dimainkan di laga kontra Persis. “Saya yakin jika dipercaya main lagi, dia sudah bisa lebih baik dan jika itu terjadi dia akan menguntungkan buat Persita saat lawan Cilegon,” tutupnya. (apw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here