Home OLAHRAGA Chinese Taipei Open 2018, Owi Diduetkan dengan Darah Muda

Chinese Taipei Open 2018, Owi Diduetkan dengan Darah Muda

0
SHARE
PISAH: Ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dipisahkan kembali setelah Liliyana menyatakan pensiun. FOTO: BIO

PASANGAN  ganda campurab Indonesia Tontowi Ahmad dipastikan akan mulai mencari “pasangan hidup” baru usai gelaran Asian games 2018. Owi, sapaan Tantowi Ahmad, kini mulai konsentrasi ke turnamen BWF World Tour dengan menggandeng darah muda (pebulutangkis muda).

Seperti diketahui, Liliyana Natsir yang kini menjadi partner Tontowi, telah menyampaikan niatnya untuk gantung raket pada awal tahun depan. Dengan dasar itu jugalah Kepada Pelatih Ganda Campuran PBSI, Richard Mainaky, memasangkan Tontowi dengan pemain muda, Winny Oktavina Kandow.

Winny merupakan pemain pelatnas kelahiran 14 Oktober 1998. Tontowi/Winny akan mulai bertanding bersama di Chinese Taipei Open 2018. Sebelum dengan Tontowi, Winny berpasangan dengan pebulutangkis Banten Akbar Bintang Cahyono.

Bersama Akbar, Winny membuat kejutan dengan mecapai babak semifinal Singapore Open 2018 BWF World Tour Super 500. Dalam perjalanan ke semifinal, Akbar/Winny sempat mengalahkan pasangan unggulan. Mereka terhenti di tangan Tontowi/Liliyanan di laga semifinal yang berlangsung ketat.

Dituturkan Richard, sebelum Asian Games, ia sempat berdiskusi dengan Nova Widianto, mantan pemain ganda campuran yang kini menjadi Asisten Pelatih Ganda Campuran PBSI. Ia dan Nova sependapat bahwa kombinasi Tontowi dan Winny cukup serasi.

“Saya sudah diskusi bersama Nova, saya lihat Winny di pratama punya kelebihan-kelebihan seperti powernya bagus, antisipasi bola bagus, pintar dan masih muda. Dari obrolan ini kami sepakat bahwa setelah Asian Games akan kami coba memasangkan mereka,” kata Richard kepada Badmintonindonesia.org.

Richard pun menaruh harapan bahwa Tontowi/Winny bisa menjadi pasangan yang padu seperti kombinasi pasangan senior-junior yang sebelumnya ia duetkan seperti Nova/Lliliyana dan Tontowi/Liliyana.

“Bisa saja jadi prospek ke olimpiade, kenapa tidak? Owi adalah pemain yang matang, punya pengalaman dan dia peraih medali emas olimpiade. Memang kami inginnya pasangan ini ke arah sana,” tutur Richard.

Namun bukan berarti Winny berhenti total bermain dengan Akbar. Dikatakan Richard, ia akan mencoba Tontowi/Winny dalam satu sampai tiga turnamen. Akan tetapi, kombinasi Akbar/Winny tak dulu dihentikan.

“Akbar/Winny akan tetap turun di turnamen-turnamen yang levelnya sesuai. Sementara Winny bersama Owi, Akbar akan dipasangkan dengan Fadia (Silva Ramadhanti). Bukan sudah pasti Owi bersama Winny terus, kami akan pantau hasil di beberapa turnamen,” sebut Richard.

Chinese Taipei Open 2018 merupakan rangkaian BWF World Tour Super 300. Kejuaraan ini akan dilangsungkan pada 3-7 Oktober 2018 di Taipei Arena. Selain Tontowi/Winny, Indonesia juga mengirim Ihsan Maulana Mustofa, Fitriani dan masih banyak lagi. (apw/bio)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here