Home TANGERANG HUB 60 IKM Diajari Cara Ikuti Bazar

60 IKM Diajari Cara Ikuti Bazar

1
SHARE
SAMBUTAN: Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Kota Tangsel Suyatna memberikan sambutan dalam kuasi produk IKM di Aula Lantai 4 Balai Kota, Selasa (18/9). FOTO: Tri Budi/Tangerang Ekspres

CIPUTAT-Sebanyak 60 pengusaha industri kecil menengah (IKM) mengikuti proses kurasi produk Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel. Di kegiatan ini, para IKM diberi ilmu mengenai tips sukses di kegiatan bazar atau pameran. Acara ini dilakukan di Aula Lantai 4 Balai Kota, Selasa (18/9).

Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Kota Tangsel Suyatna mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan sebagai bimbingan terhadan pengusaha IKM agar dapat meningkatkan baku mutu dan melengkapi legalitas. Sehingga dapat bersaing di pasar. Dalam hal ini, ketika IKM ikut bazar maka mereka bisa sukses.

“Era persaingan begitu ketat. Untuk itu produk buatan IKM Tangsel perlu terus disempurnakan sesuai SNI sehingga di pasar nasional dapat bersaing,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (18/9).

Suyatna menambahkan, melalui kegiatan kurasi ini bisa mendapatkan data pengusaha IKM. Mana yang bisa didorong dan fasilitasi, misalnya produk belum sesuai SNI dan label halal harus disupport.

“Sebanyak 60 peserta tersebut belum pernah ikut kegiatan yang diadakan Disperindag,” katanya.

Masih menurutnya, 60 produk makanan dan minuman tersebut seperti, rendang swir, jelly drink, coklat batangan, takoyaki (makanan Jepang). Untuk makanan atau minuman yang tidak lulus seleksi, pemiliknya bisa memperbaiki. “Kedepan kalau ada kurasi lagi bisa ikut,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perinduatrian Ferry Fayacun mengatakan, kegiatan kurasi itu dilakukan rutin setiap tahun dan dilakukan secara detail.

“Program kurasi ini sekaligus untuk memberi semangat para pengusaha IKM untuk terus mengembangkan usahanya,” ujarnya.

Ferry menambahkan, kedepan produk IKM akan diuji komposisinya, akan dilihat sudah punya izin edar atau belum. Menurutnya, dalam kurasi itu bukan bicara lulus atau tidaknya tapi, pelaku IKM dibina dan nantinya difasilitasi untuk mendapatkan izin edar dan lainnya.

“Kalau semua persyarakatan yang diperlukan sudah dimiliki, produk IKM akan dibantu dipasarkan di gerai milik Disperindag yang ada di Villa Dago Pamulang,” tuturnya. (bud/esa)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here