Home OLAHRAGA Jelang Hadapi Persibat Batang, Cryotherapy Jadi Solusi

Jelang Hadapi Persibat Batang, Cryotherapy Jadi Solusi

0
SHARE
HANDAL: Kiper Persita Yogi Triana dituntut menjaga gawangnya agar tak kebobolan saat menghadapi Persibat Batang.

MASALAH kebugaran yang menghampiri pemain Persita jelang menghadapi Persibat Batang, Kamis (4/10) sore di Stadion Moch. Sarengan, Batang dipastikan sirna. Itu seiring diterapkannya Cryotherapy atau terapi es pada skuat Pendekar Cisadane, Senin (1/10) pagi. Efeknya pemain kembali bugar langsung enjoy menjalani latihan kemarin sore.

“Setelah menghadapi Persik Kendal kami mencari solusi agar kebugaran pemain kembali, selain recovery untuk mempercepat pemulihan kami memakai cryotherapy atau terapi es. Dan ini jadi solusi dan cukup ampuh mengembalikan kebugaran pemain,” jelas Asep Ardiansyah Asisten Pelatih Persita Bidang Fisik.

Dikemukakan Ucus, sapaan Asep Ardiansyah, kembalinya kondisi kebugaran pemain terlihat pada latihan kemarin sore. Ledi Utomo dkk terlihat mampu menyerap materi latihan yang diberikan Pelatih Persita Wiganda Saputra dengan baik.

“Salah satu ciri pemain sudah kembali kebugarannya adalah menyerap materi latihan dengan baik, kalau belum bugar pemain akan kesulitan menerapkan apa yang diinginkan pelatih,” imbuh Ucus.

Dengan kondisi seperti sekarang, jajaran pelatih optimis Persita bisa merebut poin penuh dari kandang skuat asuhan Daniel Roekito. Meski diketahui semua pemain untuk merebut poin penuh dari kandang lawan kali ini tidaklah mudah.

Tapi dikemukakan Wiganda Saputra, semangat untuk bisa meraih tiga poin menjadi modal awal yang baik buat pasukannya mewujudkan target kemenangan. “Pada posisi selisih poin yang ketat saya yakin kemenanganbukan saja ditentukan lewat teknik, taktik dan fisik tapi juga mental bermain. Minimal saat ini semangat pemain sedang bagus, itu yang saya pertahankan,” kata Gandul, sapaan Wiganda Saputra.

Tiga poin dibutuhkan Persita agar tim Ungu tetap berada di papan atas klasemen sementara. Ini untuk melengkapi target 9 poin yang dicanangkan agar sukses meraih tiket 8 Besar dari grup barat.

Gandul menyatakan pemain diberi target maksimal, agar di dua laga terakhir Persita tidak menggantungkan harapan pada hasil klub lain. Gandul ingin Persita lolos dengan usaha sendiri dan tidak berharap dari hasil orang lain.

“Tiga pertandingan final, kalau semua bisa kita sapu bersih saya yakin tiket 8 Besar dalam genggaman. Itu diawali dari laga kontra Persibat, kalau menang saya yakin itu membuka jalan lebar buat Persita bisa meraih hasil maksimal di dua laga lainnya menghadapi Persika Karawang dan Perserang,” beber Gandul.

Tambahan 9 poin menjadikan Persita akan mengoleksi 37 poin di klasemen akhir grup barat. Nilai ini cukup sulit dikejar oleh klub pesaingnya terutama Persiraja, Aceh United, PSPS Riau, Perserang dan Cilegon United.

Sedang Manajer Persita I Nyoman Suryanthara menambahkan target kemenangan atas Persibat adalah dambaan semua pihak yang ada di belakang Persita. Dan Nyoman cukup yakin Persita akan bisa meraih poin penuh setelah gagal kala menghadapi Persik Kendal.

“Masalah di Kendal adalah kebugaran pemain, jika sudah teratasi saya yakin Persita bisa mengalahkan Persibat, kekuatan Persita saya yakin lebih baik ketimbang laga sebelumnya. Saya hanya meminta pemain untuk fokus dilapangan untuk mengalahkan Persibat dengan kekuatan terbaik dan mengabaikan hal yang berbau non teknis (wasit dan dukungan penonton tuan rumah, red), fokusnya itu saja,” tegas Nyoman. (apw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here