Home OLAHRAGA Bersiap Untuk Asian Games 2022, Pelatnas Dayung Cari Potensi Daerah

Bersiap Untuk Asian Games 2022, Pelatnas Dayung Cari Potensi Daerah

0
SHARE
BERTAHAN: Pedayung Banten Since Lithasova Yom (kanan) diyakini masih bisa bertahan untuk Pelatnas Dayung Asian Games 2022. FOTO: Dok. Tangerang Ekspres

SKUAT dayung kembali menjalani pemusatan pelatihan nasional di Pangalengan, Bandung. Pelatnas kali ini akan jadi pelatnas jangka panjang, sebab, tidak hanya disiapkan untuk event kejuaraan tahun depan. Melainkan langsung Asian Games 2022 mendatang. Sungguh dedikasi yang luar biasa.

Atlet yang dipanggil pelatnas masih sama dengan nama-nama yang ada di Surat Keputusan (SK) untuk persiapan Asian Games lalu. Yaitu sekitar 25 atlet. Namun, menurut pelatih dayung Muhammad Hadris, jumlah ini akan menyusut. Sebab, lima dari sembilan atlet putri berencana mengundurkan diri untuk fokus berkeluarga. Sementara beberapa atlet putra menjalani pendidikan militer.

“Rencana kami akan cari atlet lagi, khususnya untuk putri. Mudah-mudahan ada potensi bagus di daerah untuk kami undang ke pelatnas,” ujar Hadris.

Saat ini pihaknya masih menyusuri potensi-potensi daerah untuk menggantikan para atlet yang ingin pensiun. Selain prestasi yang baik, kriteria seperti tinggi badan dan hasil tes fisik akan jadi acuan dalam memilih calon atlet potensial. Bila sudah dapat, para pedayung tersebut akan dipanggil untuk menjalani pelatnas selama tiga bulan.

“Nanti kami lihat progresnya. Sebab, ada promosi degradasi. Kalau kuota ada 29 atlet, tapi kalau bisa lebih. Jumlah itu sedikit sekali,” tutur Hadris.

Dalam waktu dekat, para atlet akan dipulangkan untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Dayung pada awal November mendatang. Mereka akan membela daerah masing-masing, sebelum kembali ke pelatnas lagi. Selanjutnya atlet akan disiapkan untuk SEA Games di Filipina tahun depan.

Tetapi hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai cabor dayung akan dimainkan atau tidak di pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut. Hadris dan tim masih menunggu keputusan dari Komite Olimpiade Indonesia, serta Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI).

Harapan tentu dayung bisa ada di SEA Games 2019. Melihat ke belakang, Indonesia tidak pernah gagal menyumbang medali emas. Dari enam edisi, Indonesia sukses jadi juara umum pada 2001, 2013, dan 2015. Tetapi pencapaian paling fantastis saat SEA Games 2015 di Singapura. Dari 18 nomor yang ditandingkan, dayung kita berhasil membawa pulang 8 emas, 6 perak, dan 4 perunggu. (jpg/apw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here