Home OLAHRAGA Jelang Porprov V Banten, Jadwal Padat GOR Permainan

Jelang Porprov V Banten, Jadwal Padat GOR Permainan

0
SHARE
MEGAH: Tim survei venue dari KONI Banten dan TD meninjau stadion utama yang digunakan cabor sepakbola, atletik dan drumband. FOTO: Aries Maulansyah/Tangerang Ekspres

KESIAPAN venue Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Banten terus dipantau oleh Steering Committee (SC) atau panitia pengarah KONI Banten. Pada kunjungan hari ketiga, Kamis (4/10) pagi di venue kawasan Sport Center Dasana Indah (SCDI) rombongan tim survei venue yang dipimpin oleh H. Engkos Kosasih melakukan pengecekan fasilitas di empat venue yang ada.

Kunjungan pertama adalah ke Stadion Utama SCDI yang akan digunakan untuk pelaksanaan pembukaan dan penutupan Porprov V Banten, pertandingan cabor sepakbola, atletik dan drumband. Untuk kesiapan stadion, tim survei venue mengaku cukup puas dengan fasilitas yang ada dan bahkan memberi pujian pada kondisi stadion.

“Ini (stadion utama, red) harus menjadi role model (model contoh) pembangunan stadion olahraga di Banten. Standarnya sudah internasional, kita bangga Banten memiliki stadion seperti ini dan kedepan kami harap daerah lain mengikuti jejak Kabupaten Tangerang,” ucap Engkos.

Penilaian berbeda diberikan saat mengunjungi GOR Permainan, Engkos yang didampingi Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Banten Henky S Bremer. GOR Permainan yang dalam tahap finishing dan flooring ini, diminta diperhatikan jadwal penggunaannya.

Itu mengingat GOR Permainan akan digunakan lima cabor untuk bertanding. Bahkan pertandingan ada yang dimulai sejak tanggal 23 Oktober. Dimana pertandingan di GOR Permainan diawali dengan pertandingan futsal.

Selain itu dilangsungkan juga empat pertandingan lainnya yakni hockey indoor, senam, karate dan bola voli. Meski digelar lebih awal, tapi tidak ada jeda jadwal dari satu cabor ke cabor lain.

“Ini harus jadi perhatian Panitia Porprov, karena peralatan yang harus disediakan cukup banyak dan proses perpindahannya dari satu cabor ke cabor lain harus ada jadwal pastinya. TD (technical delegate) juga wajib memperhitungkan proses loading peralatan, karena mundur sedikit akan berpengaruh pada pelaksanaan cabor lain,” kata Engkos.

“Apalagi saya lihat jadwalnya senam bertanding sampai hari penutupan (11 November, red) jangan sampai ada yang tidak tertib membuat senam dipertandingkan sampai setelah penutupan,” kelakar Engkos.

Sementara saat mengunjungi venue panjat tebing, rombongan juga bertanya lebih detail soal proses finishing pembangunan papan panjat tebing yang masih berlangsung. Pengcab FPTI Kabupaten Tangerang seperti dikemukakan Sarip Kurniawan menjamin pembangunan venue selesai pada medio Oktober ini.

“Kalau untuk papan panjat Insya Allah pertengahan bulan ini selesai, kalau untuk fasilitas penunjang seperti ruang karantina kami yakin selesai pada 23 Oktober. Sehingga saat pertandingan semua sudah clear,” ucap Sarip.

Bahkan dikemukakan Sarip jika papan panjat tebing selesai pembangunannya, venue ini menjadi satu-satunya wahana papan panjat di Banten yang memiliki fasilitas lengkap pada satu venue. Dimana pada venue yang terletak di sebelah utara Stadion Utama SCDI tersebut terdapat papan panjat untuk speed, boulder dan lead.

“Bahkan di Banten ini akan jadi satu-satunya wahana papan panjat yang memiliki ruang karantina permanen yang didalamnya lengkap dengan kamar mandi dan toilet,” kata Sarip. (apw)