Home TANGERANG HUB Harkopda Pertemukan UKM dan Pengusaha

Harkopda Pertemukan UKM dan Pengusaha

1
SHARE
PRODUK LOKAL: Sekda Kota Tangsel Muhamad (kanan) didampingi Ketua Dekopinda Dudung E Diredja (kedua dari kanan) dan Kepala Dinkop UKM Dahlia Nadeak (kiri) membuka kain bermotif batik karya pegiat UKM yang dipamerkan Harkopda ke-71 tingkat Kota Tangsel di Pamulang, kemarin. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

PAMULANG-Sebanyak 300 usaha mikro kecil menengah (UMKM) ambil bagian dalam Hari Koperasi Daerah (Harkopda) ke-71 tingkat Kota Tangsel. Acara yang diadakan di Lapanagan Ex Tomang Pamulang tersebut berlangsung dari 11 sampai 14 Oktober mendatang.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel Dahlia Nadeak mengatakan, tema yang diangkat dalam Harkopda ke-71 adalah “penguatan koperasi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah”. Harkopda ini kita adakan dalam rangkaian Harkopnas dan songsong HUT Tangsel ke-10,” ujarnya, Kamis (11/10).

Dahlia menambahkan, yang terlibat dalam acara tersebut ada sekitar 300 UMKM dan mereka mengisi 100 stand yang telah disediakan. UMKM yang terlibat mereka memamerkan produk-produk buatan sendiri, seperti bati, makanan, minuman dan lainnya.

Harkpda dibuat menurutnya sebagai ajang promosi bagi pelaku UMKM dan mereka bisa jual produknya. Dinkop ingin membuat pelaku UKM semakin kuat dan didorong masuk koperasi. “Kita berusaha menciptakan wirausaha-wirausaha baru,”tambahnya.

Dahlia menjelaskan, dalam Harkopda tersebut juda diundang pengusaha hotel, restoran, lembaga swasta agar mereka mau dan bisa gunakan produk UMKM. “Hal tersebut sesuai dengan arahan ibu walikota yang akan membuat Perwal tentang penggunaan produk UMKM untuk tempat-tempat tersebut,” jelasnya.

Dahlia menuturkan, pelaku UMKM diharapkan menjadi anggota koperasi. Dimana koperasi menjadi wadah atau solusi permasalahan masyarakat, dengan program satu kopersai 1000 UKM (Serbuk). Dimana UMKM bisa selesaikan permasalahan-permasalah yang dihadapi dan khususnya untuk permodalan dan pemasaran serta bisa tingkatkan kualitas produknya.

“Saat ini koperasi yang ada di Tangsel ada 6.000 dan target sampai 2021 bisa mencapai 400.000 masyarakat yang jadi anggota koperasi. Sehingga Tangsel jadi kota koperasi,” tuturnya.

Wanita yang juga berprofesi sebagai dokter gigi tersebut menjelaskan, dalam Harkopda tersebut juga dilakukan lomba cerdas cermat, seminar perkoperasian, karnaval yang diikuti anggota koperasi dan lainnya. Dengan hadirnya UMKM saya berharap pendapatan masyarakat meningkat,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Dekapinda Kota Tangsel Dudung E. Diredja berharap perekonomian masyarakat selama Harkopda berlangsung diharapkan perekonomian meningkat. “Pendapatan masyarakat naik, tumbuh dan terutama ekonomi kerakyatan,” singkatnya.

Di tempat yang sama, Sektretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Muhamad mengatakan, koperasi adalah perekonomian rakyat, baik koperasi dan UKM sangat potensial di Tangsel. “Saat ini kemampuan bukan jadi masalah untuk mengelola koperasi dan harus maju serta berkembang,” ujarnya.

Muhamad menambahkan, nantinya akan ada Perwal tentang penggunaan produk-produk UKM bagi OPD yang ada di kota pemekaran dari Kabupatan Tangerang tersebut.

“Intinya kedepan koperasi harus lebih maju dan lebih baik lagi. Bukan hanya seremoni kegiatan saja namun, dijalankan, serta kualitas dan kuantitas produk UMKM di jaga,” tuturya. (bud)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here