Home TANGERANG HUB Truk Tanah Perparah Kemacetan Jalan Raya Sepatan

Truk Tanah Perparah Kemacetan Jalan Raya Sepatan

1
SHARE
MACET: Kemacetan di Jalan Raya Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, akibat banyak truk yang melintas di jalan tersebut, Sabtu (3/11). FOTO: Zakky Adnan/Tangerang Ekspres

SEPATAN — Pengguna jalan mengeluhkan keberadaan mobil dump truk pengangkut tanah yang melintas di Jalan Raya Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. Pasalnya, keberadaan kendaraan roda enam ini semakin memperburuk kelancaran arus lalulintas di jalanan tersebut.

Muhamad Hotib, seorang pengendara sepeda motor mengatakan, kondisi arus lalulintas Jalan Raya Sepatan, terbilang padat saat pagi dan sore. Sebab, tiap hari, jalanan ini digunakan pengguna jalan dengan berbagai keperluan masing-masing. Maka, sering terjadi kemacetan di beberapa titik jalanan tersebut, diantaranya jalan pertigaan oja, pertigaan Pasar Sepatan dan jembatan Desa Pondok Jaya, Kecamatan Sepatan.

“Sekarang, kelancaran arus lalulintas semakin memburuk, setelah keberadaan dump truk pengangkut tanah melintas di Jalan Raya Sepatan, Kecamatan Sepatan, bebas melintas dari siang sampai sore,” kata Hotib, kepada Tangerang Ekspres, Sabtu (3/11).

Warga Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan ini mengatakan, beberapa hari lalu, bahkan tetangganya bernama Cahya, menjadi korban kecelakaan tunggal setelah tergelincir karena melindas tanah yang tumpah dari mobil dump truk penganggkut tanah, maka korban mengalami luka lecet dan terkilir di bagian kaki hingga tidak bisa bekerja. Selain itu, ia menyaksikan pengendara sepeda motor yang nyaris tertimpa bongkahan tanah dari bak mobil dump truk. Beruntung, bongkahan tanah tidak sampai menimpa pengendara tersebut.

“Sebagai salah satu pengguna jalan, saya meminta pengelola galian tanah, dapat memperhatikan keselamatan pengguna jalan agar meminimalisir tanah yang berceceran di jalan. Lalu, mengubah jam operasional agar tidak melintas di jalan saat sore hari,” pintanya.

Lebih lanjut, ia memahami bila tanah galian dibutuhkan untuk suatu proses pembangunan. Namun, dalam hal ini, dia berharap pengelola galian tanah tetap memperhatikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran arus lalulintas. Tujuannya, agar bidang pembangunan, ekonomi dan lingkungan dapat berjalan seirama.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here