Home TANGERANG HUB Ibu-ibu Benda Baru Digembleng Rias Pengantin

Ibu-ibu Benda Baru Digembleng Rias Pengantin

1
SHARE
SALING RIAS: Sejumlah warga mengikuti pelatihan rias pengantin di sanggar Kusuma, Pamulang Permai, Pamulang Barat, Pamulang, Kota Tangsel, Senin (5/11). FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

PAMULANG-Pemkot Tangsel berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Salah satunya dengan mengadakan pelatihan tata rias dalam Bina Kreatifitas Perempuan melalui tata rias pengantin.

Pelatihan diadakan di Sanggar Pengantin Titik Kusuma di Pamulang Permai I dari 5 sampai 9 November 2018.

Kepala Seksi Peningkatan Kualitas dan Pemberdayaan Lembaga Perempuan pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB) Kota Tangsel Mercy Apriyanti mengatakan, pelatihan rias pengantin tersebut diadakan berdasarkan usulan dalam Musrenbang 2017 dari kelurahan Benda Baru, Pamulang.

“Kursus yang kita berikan khusus rias pengantin kerudung muslim,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (5/11).

Mercy menambahkan, rias pengantin kerudung banyak prosesnya. Peserta pelatihan diharapkan serius mengikuti pembelajaran dari instruktur yang sudah berpengalaman dan bersertifikasi.

“Tanggal 5 sampai 8 peserta mengikuti teori dan praktik, sedangkan tanggal 9 adalah ujian kompetensi baik tulis maupun praktik,” tambahnya.

Menurutnya, tempat khursus pelatihan rias pengantin tersebut merupakan lembaga pendidikan resmi dan bisa mempertanggung jawabkan dan bisa mengeluarkan sertifikat. Dalam uji kompetenai juga kerja sama dengan Kementerian Pendidikan.

“Yang tidak lulus nanti tidak dapat sertifikat kompetensi tapi, hanya dapat sertifikat sanggar penyelenggara,” jelasnya.

Wanita berjilbab tersebut menjelaskan, peserta yang mengikuti pelatihan diharapkan terus belajar dan yang diberikan hanya dasar.

Bila peserta nantinya ingin membuka usaha rias sendiri, maka minimal harus memiliki minimal tigas sertifikat kompetensi dari lembaga rias pengantin.

Mercy berharap, pesreta bisa memiliki keterampilan dan tingkatkan pengetahuan sehingga bisa gunakan ilmu dan untuk dapatkan tambahan pendapatan keluarga.

“Dengan digelarnya pelatihan tersebut diharapkan agar peserta serius dan disiplin mengikuti pelatihan sesuai instruktur kecantikan yang akan memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.

Setelah mendapatkan pelatihan nantinya tidak berhenti sampai di sana. “Tapi, bagaimana mengimplementasikan pengetahuan yang didapat selama mengikuti kursus dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan mengurangi pengangguran,” tuturnya. (bud/esa)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here