Beranda TANGERANG HUB Dump Truk Pecah Ban, Macet 5 KM

Dump Truk Pecah Ban, Macet 5 KM

1
BERBAGI
MENGULAR: Kendaraan di Jalan SIliwangi Pamulang dan Jalang Puspiptek Serpong mengular hingga 5 km akibat Dump Truck B 9785 NYU pecah ban, Selasa (4/12). FOTO: Tri Budi/Tangerang Ekspres

SERPONG-Akibat dump truck dengan nomor polisi B 9785 NYU mengalami pecah ban, Jalan Raya Puspiptek, Serpong, diserang kemacetan parah, Selasa (4/12).

Lokasi truk berhenti tepat di atas jembatan Kali Angke perbatasan Jalan Puspiptek Serpong dengan Jalan Raya Siwilangi Pamulang.

Pengemudi truk, Saja Kanekes (42) mengatakan, truk yang dikemudikannya membawa pasir dari arah Gununng Sindur, Kabupaten Bogor, menuju Jakarta. “Sekitar pukul 03.00 WIB saya sampai di Jembatan Kali Angke dan ban depan kiri tiba-tiba pecah,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (4/12).

Warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, tersebut menambahkan, penyebab pan pecah lantaran tertusuk paku pada bagian samping, sementara ban serep yang dibawa kempes. Sehingga, untuk menggantinya harus menunggu mobil storing datang. “Ban serep ada tapi, juga bocor. Jadi tidak bisa langsung diganti dan harus menunggu mobil storing yang membawa ban cadangan,” jelasnya.

Warga Pamulang, Hendara mengatakan, truk yang mogok di Jembatan Kali Angke membuat Jalan Puspiptek macet sampai Simpang Muncul. “Sekitar pukul 07.30 WIB saya dari Cisauk menuju Pamulang, macetnya mulai Simpang muncul sampai Jembatan Kali Angke,” ujarnya.

Sementara itu, Petugas Dishub Kota Tangsel Sarbeni mengatakan, akibat truk pecah ban membuat jalan Raya Puspiptek dan Siliwangi macet. “Sekitar pukul 10.00 WIB ban truk pecah baru selesai diganti arus lalu lintas kembali lancar,” singkatnya.

Di tempat terpisah, kecalakaan terjadi di Jalan Raya Bhayangkara, dekat Ruko Crystalane, Serpong Utara, Selasa (4/12) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kecelakan melibatkan mobil Mitsubishi Pajero Sport B 162 NFA yang dikemudikan IS, warga Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, motor Yamaha Mio B 4220 NAT yang dikendarai S, warga Jelupang Serpong Utara dan angkot Daihatsu Gran Max B1562 NUX yang dikemudikan N, warga Pinang, Kota Tangerang.

Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin mengatakan, dalam kecelakaan tersebut pengemudi Yamaha Mio meninggal ditempat. “Korban mengalami luka parah dibagian kepala dan meninggal dunia dilokasi,” ujarnya.

Lalu menambahkan, kronologi kejadian tersebut berawal saat mobil Pajero datang dari arah Serpong menuju arah Alam Sutera melewati Jalan Bhayangkara. Sesampainya di dekat Ruko Crystalane pengemudi mobil Pajero hilang konsentrasi dan menabrak motor Yamaha Mio yang ada di depannya hingga terjatuh.

“Tak hanya terjatuh tapi, juga terseret hingga 22 meter dan menabrak kendaraan angkot Gran Max, serta merusak fasilitas taman milik Alam Sutera,” tambahnya.

Dalam kecelakaan tersebut, motor Yamaha Mio mengalami kerusakan bagian belakang, mobil Pajero mengalami kerusakan bagian depan dan angkot rusak depan dan belakang kanan. “Korban dibawa ke RS Omni Alam Sutera namun, nyawanya tak bisa diselamatkan,” tuturnya. (bud)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here