Home OLAHRAGA Pemain Persija Enjoy, PSM Tak Berharap Bantuan

Pemain Persija Enjoy, PSM Tak Berharap Bantuan

0
SHARE
Pemain Persija Jakarta, Jaimerson Da Silva (kanan) saat laga melawan PSM Makasar. Persija akan melawan Mitra Kukar di laga terakhir Liga 1 yang akan menjadi penentu juara.

JAKARTA – Persija Jakarta tampaknya punya keyakinan tinggi bakal jadi juara Liga 1 musim ini. Meski masih menyisakan 1 laga terakhir, yakni melawan Mitra Kukar Minggu (9/12) di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Macan Kemayoran tampaknya sudah mempersiapkan segala macam hal untuk merayakan juara kedua kalinya.

Selain menyiapkan Stadion GBK sebagai venue, pada latihan kemarin (7/12) anak asuh Stefano Cugurra Teco terlihat melakukan sesi foto dengan manajemen sebelum latihan.

Sesi foto yang dimaksud untuk mengabadikan skuad ‘juara’ agar bisa dipasang dalam memorabilia perjalanan tim di masa depan. Seluruh pemain dan manajemen berkumpul. Mereka terlihat sangat enjoy melakukan sesi foto. Bahkan, ketika latihan berlangsung pun Ismed Sofyan dkk begitu menikmati setiap materi yang diberikan. Tidak tegang.

’’Foto, awalnya sebelum kompetisi, tapi pemain kadang tidak lengkap, ada yang masuk timnas, ada yang U-19 juga. Mustaqim (asisten pelatih) juga tidak ada. Hari ini (kemarin) ada semua, kan terakhir tidak apa-apa,’’ kata Teco membantah foto-foto yang dilakukan timnya adalah persiapan merayakan juara Liga 1.

Di luar itu, Teco mengatakan tetap waspada terhadap lawannya. Mitra Kukar terancam terdegradasi mempunyai pemain berkualitas. ’’Ya kami sudah lihat Mitra Kukar bagaimana, tapi lebih baik fokus ke tim sendiri. Saya tidak mau berbicara banyak tentang lawan,’’ ucapnya.

Pelatih asal Brasil itu menuturkan anak asuhnya tidak terbebani. Meskipun diharuskan menang agar raihan juara jadi sempurna dan menyenangkan The Jak yang datang, dia mengungkapkan timnya akan enjoy bertanding minggu (9/12) besok. ’’Kami sudah pernah mengalami ini pada final Piala Presiden lalu lawan Bali United. Hampir mirip situasinya. Stadion sama dan akan penuh, saya pikir harus berpikir positif untuk bisa bermain bagus,’’ ungkapnya.

Sementara itu, di kubu PSM Makassar yang punya kans lebih sedikit jadi juara tetap mencoba optimis jelang laga terakhir melawan PSMS Medan. Mereka juga berharap ‘bantuan’ dari Mitra Kukar agar bisa mengalahkan Persija. Bantuan yang dirasa oleh Pelatih PSM Robert Rene Alberts sangat mustahil terjadi.

Meski begitu, Alberts mengatakan tidak ambil pusing. Dirinya hanya fokus untuk menang terlebih dahulu. ’’Dan yang lainnya itu bukan urusan kami,” ujar pelatih asal Belanda itu.

Tidak hanya dari segi taktik saja, perebutan gelar juara juga dekat dengan rumor settingan. Alberts sempat geram terhadap kepemimpinan wasit pada laga melawan Bhayangkara FC lalu. Dalam pertandingan tersebut, bek Hasyim Kipuw mendapat kartu merah. “Saya tidak khawatir dengan apapun, karena saya yakin dengan tim. Kami ingin menyelesaikan musim ini dengan pertandingan akhir yang bahagia. Fokus saya dengan tim. Kami juga berterimakasih kepada suporter dengan cara bermain yang bagus,” imbuhnya.

Jika gagal meraih juara, PSM masih finish diurutan kedua. Mereka pun berhak dengan tiket Piala AFC musim depan. Hal itu menjadi rencana realistis bagi Alberts. Terakhir PSM bermain dalam AFC tahun 2004 silam. “Kami tahu waktu istirahat setelah kompetisi ini tidak lama. Februari kami harus sudah siap. Meski lawan PSMS itu pertandingan terakhir, harus tetap berpikir tentang AFC cup musim depan,” kata pelatih berusia 64 tahun itu. (rid/gil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here