Home TANGERANG HUB Kalender Caleg Tersebar di Maulid Nabi, Panwascam Kaji Pelanggaran Pemilu

Kalender Caleg Tersebar di Maulid Nabi, Panwascam Kaji Pelanggaran Pemilu

0
SHARE
TERIMA KALENDER: Salah seorang warga mengeluhkan adanya pembagian kalender dari salah seorang Caleg saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jamiatur Rohmat, Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, kemarin. FOTO: Sangki Wahyudin/Tangerang Ekspres

BALARAJA – Tersebarnya kalender calon legislatif (caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menuai protes. Entah siapa yang membawa dan membagikan, panitia kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jamiatur Rohmat, Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang dibuat repot akibat adanya penyebaran kalender caleg dalam acara Maulidan yang diselenggarakan Jumat (7/12) malam.

Kalender bergambar caleg DPRD Provinsi Banten Miptahudin dan caleg DPRD Kabupaten Tangerang Wisnu Yudha Mukti itu, dibagikan tanpa sepengetahuan panitia.

Romdoni salah seorang panitia, mengaku mengetahui pembagian itu saat salah satu jamaah mengeluh. Menurutnya, salah satu jamaah karena dimintai iuran Maulid tapi malah ada pembagian kalender caleg. “Awalnya kami tidak ngeuh karena masing-masing sibuk acara. Saat ada ibu-ibu mengeluh, disitulah kami tahu,” ujarnya.

Romdoni melanjutkan, saat mengetahui kejadian itu, ia langsung berkomunikasi dengan panitia lain. Kemudian tidak ada panitia yang tahu pembagian itu. “Salah satu panitia yang tahu siapa yang menelusuri seorang perempuan,” tambahnya.

Pembagian kalender itu pun langsung dihentikan. Menurut Romdoni, pembagian kalender itu merupakan cara tidak elegan dalam berkampanye. Acara maulid itu, kata Romdoni, terselenggara karena iuran warga dan donatur. Tidak ada sedikit pun dana dari caleg.

Ketua Panwascam Kecamatan Balaraja Muhamad Supni, mengaku mengetahui adanya pembagian kalender tersebut dari panitia Maulid.

“Iya, jadi semalam saya dikonfirmasi panitia jam 10 malam, ada pembagian kalender di acara muludan, di Cangkudu, kami langsung meluncur ke lokasi, dan melakukan tindakan pencegahan berupa penghentian pembagian,” kata Supni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here