Home HUKUM Satgas Bidik Vigit, Tersangka Bakal Bertambah

Satgas Bidik Vigit, Tersangka Bakal Bertambah

460
0
SHARE

JAKARTA— Vigit Waluyo yang kerap disebut mengendalikan mafia sepak bola mulai dibidik oleh Satgas Mafia Bola. Kemarin (2/1) Satgas bentukan Mabes Polri itu telah mengirimkan tim untuk memeriksa Vigit di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo. Benang merah keterlibatan Vigit dengan sejumlah tersangka akan tergambarkan.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan bahwa penyidik akan meminta waktu untuk memeriksa Vigit. Pemeriksaan tersebut untuk mendalami keterangan dari empat orang tersangka yang telah tertangkap terlebih dahulu. ”Koordinasi dulu dengan Kejari,” tuturnya.

Saat ini pemeriksaan fokus untuk mengetahui siapa master mind atau otak dari match fixing tersebut. Untuk mengetahui siapa otak ini membutuhkan keterangan semua pihak. ”Masih butuh pemeriksaan saksi yang kemudian bisa tersusun semua,” urainya.

Menurutnya, karena itu perlu bantuan dari PSSI dalam membongkar semua itu. Sebab, untuk mengetahui master mind tersebut perlu mengetahui penentuan jadwal pertandingan, regulasi, hingga teknis pengaturan liga. ”Kamik lihat Sekjend PSSI kooperatif,” ujarnya.

Kedepan akan diketahui berapa sebenarnya pertandingan yang telah dimanipulasi oleh mafia bola tersebut. Saat ini laporannya terdapat 47 kasus yang layak ditindaklanjuti, namun benarkah hanya sejumlah itu. ”Kita lihat lagi,” tuturnya.
Yang pasti, peluang tersangka untuk bertambah terbuka lebar. Tentunya, berdasarkan dengan bukti dan keterangan saksi. ”Kan akan ditelusuri hingga ke akar-akarnya,” papar jenderal berbintang satu tersebut.

Untuk pemeriksaan saat ini telah dipanggil ulang Hidayat, sebagai mantan anggota eksekutif komite. Direktur Utama PT LIB Risa Adi Wijaya juga diperiksa terkait kasus tersebut. ”Semua sedang proses,” ujarnya. Kasus match fixing yang merebak belakangan ini sudah diketahui FIFA. Otoritas sepak bola dunia ini pun dikabarkan akan memberikan bantuan kepada PSSI guna menyelesaikan masalah berat ini. PSSI pun siap bekerjasama dengan polisi dalam memberi hukuman kepada para pelaku match fixing.

Bantuan dari FIFA memang sedang diupayakan PSSI dalam mengatasi kemelut sepak bola tanah air. Apalagi setelah dua petinggi PSSI, yakni anggota Exco PSSI Johar Lin Eng dan anggota Komdis PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih digelandang polisi. Sebelumnya, anggota Exco PSSI Hidayat lebih dulu mundur karena diduga terkait kasus pengaturan pertandingan. ”Saya belum tahu teknisnya, mungkin bisa supervisi atau bagaimana nantinya,” kata Ketua Komdis PSSI Asep Edwin soal bantuan FIFA tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here