Home HUKUM Dua Kali Mangkir, Aher Penuhi Panggilan KPK

Dua Kali Mangkir, Aher Penuhi Panggilan KPK

0
SHARE
Ahmad Heryawan

JAKARTA – Setelah dua kali mangkir, mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ahmad Heryawan, akhirnya memenuhi panggilan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Politisi yang karib disapa Kang Aher itu dimintai keterangan sebagai saksi bagi tersangka Neneng Hasanah Yasin terkait dugaan suap perizinan proyek Meikarta di Cikarang, Jabar.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, penyidik meminta keterangan Aher terkait perannya selama menjabat Gubernur Jabar. Karena ditengarai, Aher mengetahui perihal penerbitan rekomendasi tata ruang pembangunan proyek Meikarta yang dinilai bermasalah.

Selain itu, KPK juga perlu mendalami dugaan penerimaan suap kepada sejumlah pejabat di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Karena, saat ini tim penyidik telah mengantongi bukti baru soal dugaan pihak-pihak lain yang turut menerima aliran dana suap.

“Di tingkat Pemprov, ada kewenangan Gubernur kepada Kepala Dinas terkait penerbitan perizinan. Itu kan perlu kami telusuri lebih lanjut,” ujar Febri kepada wartawan, Kamis (9/1).

Febri menegaskan, penyidik juga menelusuri adanya dugaan pembiayaan liburan sejumlah anggota DPRD Bekasi bersama keluarga ke Hong Kong. Perjalanan tersebut ditengarai sebagai imbalan atas kewenangan DPRD dalam merumuskan aturan tata ruang baru Kabupaten Bekasi untuk memuluskan pembangunan Meikarta.

“Karena kami menduga sejak awal aspek atutan tata ruang merupakan salah satu kendala yang menjadikan perizinan Meikarta diduga bermasalah,” tukas Febri.
Saat disinggung soal materi pertanyaan yang dilontarkan pada Aher, Febri enggan menjawab. Menurutnya, hal itu masuk ke dalam substansi yang tidak bisa diungkapkan kepada publik. “Tapi yang pasti ada dua hal yang didalami dalam proses pemeriksaan ini,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here