Home TANGERANG HUB Elpiji 12 Kg Meledak, Rumah Ambruk

Elpiji 12 Kg Meledak, Rumah Ambruk

1
SHARE
MELEDAK: Rumah Josep Muktiarto (47), di Perumahan Nusa Loka 14.5 Blok R4 No.14 RT 9/7 BSD, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Serpong, ambruk akibat gas elpiji 12 kg meledak Rabu (23/1) pukul 01.00 WIB. Josep bersama dua anaknya yakni Litwina Natalia (15) dan Valerie Calista Tanujaya (5) menderita luka-luka. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG-Tabung gas elpiji 12 kg meledak di rumah Josep Muktiarto (47), di Perumahan Nusa Loka 14.5 Blok R4 No.14 RT 9/7 Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Serpong, Rabu (23/1) sekitar pukul 01.00 WIB. Akibat ledakan tersebut Josep bersama dua anaknya yakni Litwina Natalia (15) dan Valerie Calista Tanujaya (5) menjadi korban. Josep mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, Valerie luka bakar pada kaki sekitar 10 persen dan Litwina mengalami luka di kepala akibat tertimpa material rumah yang runtuh.

Ledakan tersebut membuat atap rumah bagian belakang abruk. Sementara dua rumah yang ada di sebelahnya ikut rusak. Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander mengatakan, dalam ledakan itu ada tiga korban yang merupakan satu keluarga.
“Dalam rumah itu ada lima orang. Tapi, Marviani yang merupakan istri Josep dan satu anaknya yang berusia 9 tahun selamat,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (23/1).

Alexander menambahkan, satu unit mobil Toyota Calya yang terparkir di teras rumah juga rusak akibat tertimpa materail bangunan. Sebelum kejadian, sekitar pukul 01.00 WIB Josep akan memanaskan sayur di dapur. Namun, saat menyalakan kompor tiba-tiba terjadi ledakan. “Korban langsung teriak minta tolong dan dua anak Josep juga menjadi korban ledakan meskipun mereka berada di kamar tidur,” tambahnya,

Menurutnya, korban langsung ditolong warga dan dilarikan ke rumah sakit Eka Hospital BSD untuk mendapatkan perawatan intensif. Sampai saat ini polisi masih menyelidiki penyebab pasti ledakan tersebut dan telah memasang garis polisi di pagar rumah korban.
“Kita telah mengamankan dua tabung gas elpiji 12 kg dan satu kompor sebagai barang bukti,” tuturnya.

Sementara itu, kakak ipar Josep, Widya mengatakan, kondisi luka bakar adiknya cukup parah dan telah dipindahkan dari RS Eka Hospital ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta Pusat. “Adik saya ini mengalami luka bakar sekitar 70 persen di tubuhnya,” ujarnya.
Widya menambahkan, sedangkan Valerie Calista Tanujaya mengalami luka bakar bagian kaki sekitar 10 persen dan Litwina Natalia mengalami luka di kepala akibat kejatuhan plafon rumah.

“Kata adik saya, suaminya mau ngangetin sayur untuk sarapan istri dan anaknya tapi, pas nyalain kompor tiba-tiba terjadi ledakan dari tabung gas,” tambahnya. Di tempat yang sama, tetangga korban, Rosid mengatakan, saat sedang terlelap tidur tiba-tiba mendengar suara ledakan keras dari sebelah rumahnya. “Saya kira ini gempa dan saya keluar kamar dan ruang tengah yang bersebelahan dengan rumah korban berantakan dan banyak debu,” ujarnya.

Rosid lalu ke luar rumah dan mendengar orang teriak minta tolong. Beberapa tetangga sudah ada di depan rumah korban dan langsung berusaha menolong korban. “Ada api kecil di tubuh korban dan langsung dipadamkan warga. Korban dan anaknya lalu dilarikan ke rumah sakit,” tambahnya.

Dalam kejadian tersebut, rumah Rosid mengalami kerusakan pada tembok dan pafon. “Tembok yang rusak ini bersebelahan dengan dapur korban, jadi rusaknya cukup parah,” ujarnya. Pantauan Tangerang Ekspres di lokasi, rumah korban mengalami kerusakan cukup parah di bagian atap, termasuk plafon dan dinding dalam rumah. Mobil yang terparkir di teras juga tertimpa material bangunan. (bud)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here