Home HUKUM Satgas Geledah Rumah Hidayat

Satgas Geledah Rumah Hidayat

0
SHARE
MATCH FIXING: Mantan anggota komite eksekutif (Exco) PSSI, Hidayat (dua kanan) diperiksa oleh Satgas Antimafia bola di rumahnya, Jalan Klakah Rejo 77-78, Benowo, Surabaya, kemarin (23/1). FOTO: M. Syafaruddin/Jawapos.com

SURABAYA – Satgas Antimafia Bola menggeledah rumah mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hidayat kemarin. Selama kurang lebih tujuh jam, tim Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri yang tergabung dalam satgas bekerja mencari bukti keterlibatan Hidayat dalam dugaan penyuapan pada laga PSS Sleman kontra Madura FC di Liga 2 2018.

Dari kediaman Hidayat yang terletak di Jalan Klakahrejo, Kelurahan Kandangan, Benowo, Surabaya, tersebut, satgas menyita beberapa barang bukti. Di antaranya, dokumen, surat, laporan transaksi keuangan, laptop, dan flash disk.

Pada pukul 08.54 WIB, tim Dit Tipidkor Bareskrim Polri yang dibantu tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim, Forensik Jatim, Polrestabes Surabaya, dan Polsek Benowo datang ke rumah Hidayat.

Saat itu, kediaman Hidayat tampak sepi dan terkunci dari dalam. Salah seorang anggota satgas bahkan sampai meloncat pagar. Sementara itu, tiga lainnya bertanya di sebelah rumah Hidayat terkait keberadaannya.

Sekitar pukul 09.00 WIB, gerbang pintu rumah Hidayat dibuka seorang asisten rumah tangga. Saat itulah pemeriksaan mulai dilakukan. Selama penggeledahan, tampak tiga polisi berjaga-jaga di sekitar halaman rumah Hidayat.

Setelah satu jam pemeriksaan, terlihat salah seorang anggota satgas memasukkan barang bukti berupa koper berwarna oranye ke dalam mobil warna hitam. Sesekali, beberapa anggota satgas yang berpakaian biru muda berompi merah keluar menuju mobil yang terparkir di halaman rumah Hidayat.

Tepat pukul 15.25 WIB, anggota satgas terlihat meninggalkan rumah Hidayat dengan membawa beberapa bukti.

Saat menjadi anggota Exco PSSI, Hidayat dilaporkan Manajer Madura FC Januar Herwanto. Hidayat diduga mencoba melakukan penyuapan kepada Januar dalam laga PSS Sleman melawan Madura FC di Liga 2. Tujuannya adalah meminta Madura FC mengalah kepada PSS Sleman.

Setelah ramai diberitakan, Hidayat mundur dari jabatannya sebagai anggota Exco PSSI. Komisi Disiplin PSSI juga menghukum Hidayat larangan beraktivitas di sepak bola Indonesia selama tiga tahun. Itu ditambah larangan masuk stadion selama dua tahun dan denda Rp 150 juta.

Setelah melalui pemeriksaan selama tujuh jam, Hidayat keluar menemui awak media dan bersedia memberikan informasi. Dia terlihat sangat santai saat menjawab pertanyaan wartawan. ’’Hari ini Satgas Antimafia Bola mendatangi rumah saya untuk melakukan penggeledahan. Semua kamar juga diperiksa,” kata Hidayat. ’’Bapak-bapak satgas juga tadi meminta beberapa dokumen yang dianggap penting,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here