Home TANGERANG HUB Heli Polud Siap Padamkan Kebakaran di Tangsel

Heli Polud Siap Padamkan Kebakaran di Tangsel

0
SHARE
SIAP PADAMKAN: Direktur Polisi Udara Brigjen Anang Syarif (kiri) bersama ASDA III Kota Tangsel Teddy Meiyadi (dua kiri) bercengkrama di depan pesawat di Mako Polisi Udara, Pondok Cabe, Pamulang, Kamis (7/2). FOTO: Tri Budi/Tangerang Ekspres

PAMULANG-Polisi Udara yang berada di Pondok Cabe, Pamulang siap membantu Kota Tangsel saat dibutuhkan. Salah satunya ketika, terjadi kebakaran yang tak bisa diselesaikan dengan peralatan damkar. Saat itulah, Polud siap menerjunkan helikopter untuk memadamkan api.

Hal akan dilakukan jika telah Pemkot Tangsel melakukan kerja sama dengan Polud. Asda III Kota Tangsel Teddy Meiyadi mengatakan, dalam waktu dekat akan ada 7 organisasi perangkat daerah (OPD) yang bekerja sama dengan Polisi Udara.

Namun, yang pertama akan melakukan MoU dengan Polisi Udara untuk tiga OPD terlebih dulu.

“Yakni, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Dinas Sosial (Dinsos) serta, Badan Penganggulangan Bencana Daerah,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (7/2).

Teddy menambahkan, tiga dinas tersebut dipilih lantaran sangat dibutuhkan karena bencana bisa terjadi kapan saja.

Contohnya, di Tangsel banyak bangunan tinggi tapi, kita baru punya tangga dengan maksimal tinggi 37 meter. Nantinya, jika terjadi kebakaran kita minta bantuan polisi udara.

Untuk DPKP, pemkot akan kerja sama menggunakan helikopter untuk menjinakkan api di gedung bertingkat. “Jadi nanti kalau terjadi kebakaran di gedung tinggi, helikopter akan memadamkan api dengan cara mengebom menggunakan air,” tambahnya.

Masih menurutnya, untuk BPBD kerja sama yang akan dilakukan memiliki banyak manfaat, salah satunya bila Pemkot Tangsel akan mengirim bantuan ke daerah lain tidak perlu kerja sama dengan Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Demikian juga dengan Dinas Sosial.

“Bulan ini akan diadakan MoU antara Direktur Polisi Udara dan Walikota Tangsel. Setelah ini kita baru akan melaksanakan kerjasamnya,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Polisi Udara Brigjen Anang Syarif, menyambut baik MoU yang akan dilaksanakan dengan Pemkot Tangsel. “Salah satunya kita siap kerjasama untuk memadamkan api digedung bertingkat dengan menggunakan helikopter. Kita punya tempat untuk membawa air dengan kapasitas 500 liter,” ujarnya.

Anang menambahkan, Polisi Udara hadir di Pondok Cabe sejak 1993 dan memiliki tugas memberikan bantuan kepolisian diseluruh Indonesia. Saat Polisi Udara memiliki 400 personel, 11 pesawat dan 49 helikopter. Polisi udara memiliki tugas diseluruh Indonesia dan sekarang tersebar di 17 wilayah, yakni 15 di polda dan 2 di Papua untuk melaksanakan operasi.

“Kita juga juga bisa membantu instansi pemerintah. Contohnya di Kalimantan Barat, disana dulu ada bencana kebakaran dan kita diminta bantuan untuk pemadaman lahan,” tambahnya.

Selain itu, juga kerap kerja sama dengan Basarnas, membina Kedirgantaraan (terjun payung) dengan Brimob. Di Tangsel Polisi Udara juga membina aeromodelling dan kerap dikunjungi anak-anak TK untuk kenalkan dunia penerbangan.

“Kita juga jadi tempat praktek bagi sekolah-sekolah penerbangan, mulai teknik sampai penerbangannya,” jelasnya.

Menurutnya, Markas Polisi Udara hanya ada di Pondok Cabe namun, dengan kekuatan yang menyebar kesemua polda. “Intinya kita siap kerjasama dengan Pemkot Tangsel, kita juga punya tempat latihan rafling (turun dari gedung) dan ini siap dipakai,” tuturnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here