Home OLAHRAGA Man United vs Paris Saint-Germain (0-2), El Fideo Tuntaskan Dendam

Man United vs Paris Saint-Germain (0-2), El Fideo Tuntaskan Dendam

0
SHARE
DRAMATIS: Pemain Paris Saint Germain Dani Alves (kiri) merayakan kemenangan 2-0 atas tuan rumah Manvhester United.

OLD Trafford bukan menjadi milik Manchester United kemarin WIB (13/2). Winger Paris Saint-Germain (PSG) Angel Di Maria dan Le Collectif -sebutan pendukung ultras PSG- yang menjadikan Theatre of Dreams sebagai panggungnya. Di kandang sendiri, United di era Ole Gunnar Solskjaer pun kehilangan streak 11 laga unbeaten-nya.

PSG mempermalukan United dengan dua gol tanpa balas saat leg pertama 16 Besar Liga Champions. El Fideo, julukan Angel di Maria, yang mampu menuntaskan balas dendamnya ke The Red Devils dengan 2 assists-nya. Gol-gol dari Presnel Kimpembe (menit ke-53) dan Kylian Mbappe (60′) terjadi dari kreasi pemain yang terdepak dari Carrington pada musim panas 2015 itu.

Ya, ini comeback pertama Di Maria ke Manchester setelah musim terburuknya di United. Direkrut dari Real Madrid sebagai pemain termahal di Inggris ketika musim panas 2014 dengan fee GBP 59,7 juta (Rp 1,08 triliun), pemain berkebangsaan Argentina itu cuma 33 kali dipasang Louis van Gaal -tactician United kala itu. Penampilan terminimnya selama berkarir di Eropa.

Dengan hanya 63,6 persen peluang starter plus jebloknya prestasi United musim itu, saat akhir musim dia dilego ke PSG dengan fee lebih murah jadi GBP 44 juta (Rp 899,3 miliar). Dia pergi dengan diiringi label sebagai rekrutan terburuk United musim itu dari pundit dan jurnalis-jurnalis Inggris.

“Persetan kalian!” begitu teriakan Di Maria dengan disertai sumpah serapahnya memakai Bahasa Spanyol kepada fans United di East Stand Old Trafford. Itu dia lakukan setelah assist di balik gol Kimpembe. Teriakan dan sumpah serapah itu dia lakukan setelah menjadi sasaran boo fans United selama lebih dari 50 menit.

Selain dari East Stand, telinga winger 30 tahun itu sudah dibuat panas dengan cacian dan hinaan fans dari Sir Alex Ferguson Stand. Bukan hanya boo. Di Maria juga mendapat lemparan botol bir ketika hendak mengambil tendangan bebas. Bahkan sebelum dia menyuplai umpan ke Mbappe. “Disertai kata-kata cacian,” ucap seorang jurnalis surat kabar Paris, Le Parisien, Julien Laurens dalam program BBC Radio 5 Live.

The Independent mengklaim, lemparan botol ke Di Maria itu bakal masuk dalam agenda investigasi Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA). Begitu pula dengan ucapan kotor Di Maria. Laurens menyebut itu sebagai efek dari pelampiasan rasa frustrasinya Di Maria. “Sebab, dia tak merasa melakukan kesalahan di masa lalu yang membuatnya layak dicemooh. Kupikir dia tidak mengharapkan sambutan seperti itu,” lanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here