Home TANGERANG HUB Pagu Ciputat Tahun Depan Rp 20 M

Pagu Ciputat Tahun Depan Rp 20 M

1
SHARE
TINJAUAN: Walikota Airin (berdiri dua dari kanan) memberi arahan kepada peserta Musrenbang Kecamatan Ciputat, kemarin. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

CIPUTAT-Pagu Kecamatan Ciputat, untuk tahun depan mencapai Rp 20 miliar lebih. Namun, khusus untuk pagu indikatif atau usulan di Musrenbang hanya sebesar Rp4,4 milair.

Hal ini diketahui dari Musyawaran Perencanaan Pembangunan(Musrenbang) 2020 yang digelar kemarin. Dari Pagu tersebut, prioritas pembangunan masih pada empat bidang yakni infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Camat Ciputat Andi D Patabai, mengungkapkan, pagu Kecamatan Ciputat Rp20 miliar. Namun, untuk pagu indikatif wilayah Kecamatan Ciputat dalam usulan musrenbang Kelurahan mencapai Rp4,4 miliar.

“Kalau Rp20 miliar itu keseluruhan seperti gaji RT/RW termasuk musrenbang ini pagu indikatinya mencapai Rp4,4 miliar dari usulan ketujuh Kelurahan yang ada di Kecamatan Ciputat,” ungkapnya.

Andi mengungkapkan, usulan masyarakat di musrenbang masih didominasi ke usulan infrastruktur, seperti jalan, gorong-gorong dan lainnya. Dan usulan kedua di pemberdayaan masyarakat.

“Musrenbang ini merupakan usulan dari masyarakat, sehingga kita tidak bisa mengintervensi keinginan mereka dan apa yang mereka rasakan. Mungkin yang dirasakan masyarakat masih di infrastruktur, sehingga usulan di masing-masing Kelurahan maupun di musrenbang Kecamatan masih didominasi infrastruktur,” jelasnya.

Dia mengatakan, sebenarnya yang paling penting saat ini berupa pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

“Pelatihan dan pembinaan UKM itu sangat penting, untuk menciptakan lapangan kerja baru di Ciputat, “ungkapnya.

Kepala Bappeda Kota Tangsel M Taher Rochmadi menjelaskan, musrenbang Kecamatan Ciputat mempunyai pagu indikatif untuk musrenbang diangka Rp 4.4 miliar, dirinya berharap usulan yang disampaikan merupakan usulan prioritas warga.

“Jika itu sangat mendesak, usulkan pertama, dan jika itu tidak terlalu urgent bisa dimasukan ke F2 dan bisa dilimpahkan ke musrenbang OPD, atau dewan karena masing-masing dewan pagunya mencapai Rp 2 miliar,” jelasnya.

Sementara Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, yang melihat jalannya diskusi musrenbang Kecamatan Ciputat sangat apresiasi.

“Perwakilan masyarakat yang hadir cukup banyak dibandingkan kecamatan lainnya, semoga perwakilan ini bisa menyuarakan usulan yang ada di masyarakat Ciputat,” singkatnya. (mol/esa)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here