Home TANGERANG HUB Millenial Road Safety Festival, Tekan Laka Lantas Kaum Millenial

Millenial Road Safety Festival, Tekan Laka Lantas Kaum Millenial

1
SHARE
FOTO BERSAMA: Kabidkum Polda Metro Jaya Kombes Victor Theodorus Sihombing didampingi Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan foto bersama peserta Millenial Road Safety Festival di Jalan Promoter, Sabtu (16/3) pagi. FOTO: Tri Budi/Tangerang Ekspres

SERPONG-Sebanyak 1.500 millenial yang berasal dari pelajar dan mahasiswa di Kota Tangsel mengikuti kegiatan Millenial Road Safety Festival yang diadakan Polres Tangsel di Jalan Promoter, Sabtu (16/3) pagi.

Acara tersebut bertujuan untuk menyadarkan ketertiban berlalu lintas bagi generasi millenial dan masyarakat pada umumnya.

Kepala Bidang Hukum Polda Metro Jaya, Kombes Victor Theodorus Sihombing mengatakan, hampir 60 persen kecelakaan lalu lintas terjadi dari rentang usia 17 sampai 35 tahun. “Atas dasar inilah kita menggelar kegiatan Millenial Road Safety Festival,” ujarnya, Sabtu (16/3).

Victor menambahkan, kecelakaan lalu lintas di Indonesia 57 persen adalah kaum milenial. Polisi memberikan informasi untuk mengurangi laka lantas dan menyiapkan generasi penerus yang tertib aturan. Acara tersebut merupakan salah satu cara untuk menanggulangi terjadinya kecelakaan lalu lintas ada dengan mematuhi peraturan.

“Penyebab kecelakaan ini dimulai dengan tidak taat aturan. Saya berharap millenial mulai saat ini taat peraturan lalu lintas untuk menekan angka kecelakaan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, anak sekolah merupakan generasi millenial dan saat ini mendapat perhatian orangtua, pemerintah maupun kepolisian akan keselataman berlalu lintas.

“Pelajar adalah harapan dan untuk memimpin masa depan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Pak Ben menambahkan, sering kali di jalan raya ada yang melawan arus dan khususnya pengendara sepeda motor. Itu bukan sekadar bahaya lalu lintas tapi mendobrak budaya kita yakni, mendobrak tertib lalu lintas dan ia mengecam tirdakan tersebut.

“Tak perlu melawan arus dan bila harus putas balik pada tempatnya sebenarnya tidak menghabiskan bengsin setengah liter. “Melawan arus bukan contoh yang baik dan pemkot prihatin terhadap pengendara yang melawan arus ini,” tambahnya.

Masih menurutnya, anak sekolah adalah generasi millenial dan boleh belajar setinggi-tingginya tapi, hati harus tetap terikat dengan Pancasila dan UU 1945. “Saya berharap kaum millenial dapat belajar dengan sebaik-baiknya dan tidak melawan arus lalulintas,” tuturnya.

Pantaun Tangerang Ekspres di lokasi, dalam acara Millenial Road Safety Festival tersebut juga dilakukan deklarasi “mewujudkan millenial cinta lalulintas Indonesia gemilang” yang dilakukan Kepala Bidang Hukum Polda Metro Jaya, Kombes Victor Theodorus Sihombing, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Kapolres Tangerang AKBP Ferdi Irawan, Dandim 0506 Tangerang Letkol Infantri Faisol Izuddin Karimi, masyarakat dan pelajar. (bud)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here