Home BANTEN Pemkab Akan Rehabilitasi Balong Ranca Indah 

Pemkab Akan Rehabilitasi Balong Ranca Indah 

0
SHARE
REHABILITASI: Taman Balong Ranca Indah yang terletak di Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak akan kembali ditata ulang Pemkab Lebak, Rabu (24/4). FOTO: Ahmad Fadillah/Banten Ekspres

LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak akan kembali menata keberadaan Balong Ranca Indah (BRI)  sebagai tempat rekreasi serta tempat bermain keluarga.

Kepala DLH Kabupaten Lebak, Nana Sunjana mengatakan penataan BRI yang berada di Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung tersebut sejalan dengan visi misi bupati yakni menjadikan Lebak sebagai tempat wisata unggulan.

“Nantinya Balong Ranca Indah akan ditata dan dihias secantik mungkin dengan air mancur yang diiringi musik,” kata Nana kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (24/4).

Menurut Nana, anggaran pembangunannya sendiri nanti bukan diambil dari APBD, melainkan dari perusahaan melalui dana CSR-nya. Desainnya sendiri, kata nana, dibuat oleh konsultan yang sudah bekerjasama dengan Pemkab Lebak.

“Rencananya Bank bjb nanti yang akan menyalurkan CSR-nya untuk rehabilitasi Balong Ranca Indah,” ujarnya.

Menurut dia, saat ini Balong Ranca Indah sudah menjadi tujuan rekreasi keluarga. Namun memang sangat disayangkan, warga sekitar dan para pedagang kurang peduli terhadap kebersihan, keindahan, dan ketertiban lingkungan. Sehingga, balong selalu dipenuhi sampah domestik dan sampah pedagang yang akhirnya membuat kumuh.

“Kami harap warga sadar terhadap pentingnya K3 (kebersihan, ketertiban, keindahan) karena jika sampah dibuang sembarangan, selain membuat kumuh, juga akan menyumbat saluran air,” katanya.

Fahdi Halid, warga Rangkasbitung mendukung langkah Pemkab Lebak yang akan mempercantik Balong Ranca Indah. Namun, ia meminta agar pemerintah membangun juga fasilitas umum seperti musala serta tempat mainan anak-anak yang mengedukasi.

“Selama ini fasilitas mushola (musala) tidak tersedia dan mainan anak-anak juga terbatas, walaupun ada mainannya, tidak mengedukasi,” ucapnya. (mg-05/tnt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here