Home OLAHRAGA New Zealand Open 2019, Tunggal Tinggal Jojo

New Zealand Open 2019, Tunggal Tinggal Jojo

0
SHARE
INCAR JUARA: Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di babak semifinal New Zealand Open 2019. FOTO: JPG

WAKIL Indonesia di nomor tunggal turnamen New Zealand Open atau Selandia Baru Terbuka 2019 tinggal menyisakan satu nama yaitu Jonatan Christie. Jojo, sapaan Jonatan Christie, lolos ke semifinal usai menaklukkan wakil China, Sun Feixiang pada laga, Jumat (3/5) sore WIB.

Pada babak perempatfinal Jojo yang merupakan unggulan ketiga turnamen level Super 300 itu menyudahi perlawanan Sun selama 35 menit. Pada pertandingan yang digelar di Eventfinda Stadium, Auckland, Jojo menang dengan skor 21-11 dan 21-9.

Hasil mengecewakan diraih unggulan pertama turnamen ini Anthony Sinisuka Ginting. Anthony yang terlibat pertarungan ketat dengan unggulan ketujuh asal China, Lin Dan harus mengakui keunggulan lawannya pada laga tiga game yang berlangsung selama 1 jam 4 menit dengan skor 25-23, 6-21, 21-12.

Sedangkan satu-satunya wakil Indonesia di babak perempatfinal pada tunggal putri yakni Gregoria Mariska Tunjung juga mengalami nasib yang sama dengan Anthony. Gregoria yang merupakan unggulan kelima menyerah kalah atas pebulutangkis Jepang Akane Yamaguchi. Unggulan pertama turnamen tersebut membungkam Gregoria dengan dua game 21-14, 21-15.

Pada babak perempatfinal antara Jojo kontra Sun Feixiang berjalan cukup menarik selama 35 menit. Terutama di set pertama dimana pertandingan berjalan ketat dan seru dimana kedua pemain sama-sama berusaha ngebut dalam perolehan poin.

Jojo –sapaan akrab Jonatan- berhasil unggul 11-7 saat interval set pertama. Selepas interval, pria asal Jakarta tersebut benar-benar sulit dikejar. Jojo terus rajin menuai angka hingga memasuki poin-poin kritis sementara Feixiang mandek. Tunggal putra peringkat sembilan dunia itu jauh meninggalkan lawannya sehingga berhasil merebut set pertama dengan skor 21-11.

Feixiang coba bangkit di set kedua dengan menuai poin lebih dulu. Namun, Jojo tidak membiarkan kondisi tersebut terjadi dan gantian menyalip perolehan poin di awal-awal gim. Alhasil, pemuda berusia 22 tahun itu kembali unggul 11-8 saat interval gim kedua.

Jonatan langsung tancap gas selepas interval. Ia rajin menuai poin hingga sempat menjauh 16-8. Memasuki poin kritis, Sun Feixiang yang masih berusia 20 tahun mencoba untuk mengejar. Sayang, upaya tersebut gagal dan Jojo menang 21-9.

Pada semifinal, Jonatan akan menghadapi tunggal putra Jepang, Kanta Tsuneyama. Menilik rekor pertemuan, Jojo diunggulkan atas pemain berperingkat 11 tersebut karena mampu menyapu bersih kemenangan dari dua pertemuan. (apw/okz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here