Home TANGERANG HUB Gerai Tangerang Gemilang Jadi Pusat Bisnis Baru

Gerai Tangerang Gemilang Jadi Pusat Bisnis Baru

0
SHARE
LIHAT SEPATU: Bupati Tangerang A Zaki Iskandar melihat sepatu yang dipajang di Gerai Tangerang Gemilang, kemarin. FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

CIKUPA–Roda perekonomian tidak hanya digerakan sektor makro, tetapi juga para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Maka itu, Gerai Tangerang Gemilang diklaim bakal menjadi pemantik bisnis baru di Kabupaten Tangerang.

Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar, mengatakan, pengelolaan Gerai Tangerang Gemilang telah dikerjasamakan dengan Koperasi Benteng Muamalat Indonesia (BMI) untuk dapat memberikan keberhasilan pengembangan usaha koperasi dan UMKM.

“Ada penandatanganan MoU antara Pemkab dengan koperasi konsumen salah satunya kerjasamanya pengembangan dari Gerai Tangerang gemilang. Bukan hanya pusat UMKM akan tetapi jadi pusat kuliner dan menjadi pusat kegiatan anak muda. Mudah-mudahan bisa menjadi wadah aktivitas kegiatan UMKM,” ujarnya kepada awak media usai Lounching Kerjasama Pengelolaan di halaman gerai, Jumat (3/5).

Konsep kerja sama bukan saja program pengembangan gerai akan tetapi merambah pada peningkatan keuntungan pegusaha UMKM. Dimana para pelaku akan diberikan pelatihan dari administrasi, cara pengemasan, dan menjaga kualitas produk.

Ke depan, pelatihan dikhusukan untuk pelaku yang telah mendapat seleksi kualitas produk dari pemerintah. Hal itu dilakukan bukan saja menjaga keaslian produk yang dihasilkan akan tetapi menambah dan mempertahankan pangsa pasar pengusaha UMKM.

“Konsepnya sudah dipaparkan, ke depan setelah ramadhan akan banyak penambahan dan pengembangan ruangan yang ada dari lantai 2 hingga 4. Di lantai atas nanti ada pusat untuk penambahan kapasitas UMKM. Jadi porduk-produk yang sudah disaring akan di-value added-kan dengan pelatihan,” lanjutnya.

Perihal sepinya pengunjung gerai, Zaki mengatakan, pemerintah bersifat melayani masyarakat dan sesuai dengan aturan, setiap aset atau unit yang menjadi pusat keuntungan harus dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Sehingga ia mengungkapkan pengelolaan gerai bukan merupakan kegagalan sebab menunggu adanya pihak ketiga yang dianggap mumpuni.

“Jadi bukan saja pelayanan lagi nanti tetapi di sini juga menjadi profit center yang pusat bisnis yang komsepnya koperasi dan berbagi keuntungan bukan hanya sekedar mikirin keuntungan saja tapi juga bagaimana mengembangkan koperasinya. Ini akan banyak manfaatnya bukan saja dari gedungnya tetapi pemanfaatan dari masyarakat,” tandasnya. (mg-10)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here