Home OLAHRAGA Pra PON Atletik, Incar Tiket PON Lagi, Maksimalkan TC

Pra PON Atletik, Incar Tiket PON Lagi, Maksimalkan TC

0
SHARE
LIMIT PON: Adit dan Siti Junaenah bersama Asep Suhara di Kejurnas PPLP. Catatan Adit dan Siti telah menembus limit PON. FOTO: RBNN

PENGURUS Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pengprov PASI) Banten tengah bersiap menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) atau Pra PON. Dalam waktu dekat ini, atlet atletik Banten bakal melaksanakan training center (TC) yang dilangsungkan di Serang.

PASI Banten berharap, atletnya dapat memaksimalkan TC, agar selain tembus limit PON juga bisa meraih tiga besar sesuai dengan ketentuan KONI Banten untuk berangkat ke PON Papua.

Ketua Harian Pengprov PASI Banten Asep Suhara menjelaskan, pelaksanaan babak kualifikasi PON atletik ini berbeda dengan cabor lainnya. Jika cabor lain pelaksanaan Pra PON dilangsungkan secara single event dan dipusatkan di satu daerah untuk atletik dilakukan sepanjang tahun 2019 dalam bentuk seri kejurnas.

Penilaian lolos PON ditetapkan dengan menggunakan limit PON yang telah ditetapkan pada tahun 2018. Jadi ada beberapa seri Kejurnas yang ditentukan PASI Pusat untuk atlet bisa lolos PON.

“Rangkaian agenda kualifikasi PON sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu, saat Jatim Open di Gresik, 28-31 Maret 2019. Kemudian pada Kejurnas di Bangka Belitung. Seri Kejurnas untuk kualifikasi PON masih ada pada Agustus yakni Jateng Open dan pada Oktober ada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Papua,” ucap Asep.

“Dari kejuaraan yang sudah diikuti atlet Banten, baru dua atlet yang masuk lolos PON, yaitu Budiman Holle di nomor 800 meter dan M. Yusuf dari lompat tinggi putra. Ini memenuhi kriteria lolos PON dari KONI Banten yakni masuk tiga besar Pra PON dan Budiman dan Yusuf berhasil meraih juara kedua,” imbuhnya.

Dikatakan Asep, untuk menambah tiket ke PON XX/2020 di Papua, pihaknya merencanakan menggelar TC yang akan digelar pekan depan. Dimana ada 9 atlet yang akan digembleng lebih khusus agar bisa meraih hasil maksimal di seri kejurnas yang akan digelar.

“Untuk menambah kompetisi sesama atlet kami adakan sistem promosi dan degragasi, dimana atlet yang promosi akan kami pantau dari atlet Non PJP. Kalau pun ada penambahan atlet kami pastikan Banten tidak akan tampil di 46 nomor pertandingan PON. Kami fokus pada nomor yang potensial meraih medali,” tutup Asep. (apw/jpg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here