Home BANTEN Tatu Boyong Pejabat Pemkab Belajar ke BSSN

Tatu Boyong Pejabat Pemkab Belajar ke BSSN

0
SHARE
KERJASAMA: Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menerima plakat dari Kepala BSSN Djoko Setiadi saat melakukan penjajakan kerjasama di Kantor BSSN Jakarta, Selasa (7/5). FOTO: Pemkab Serang for Banten Ekspres

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus memantapkan pelaksanaan e-government serta pelaksanaan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). Salah satunya dengan melakukan penjajakan kerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang telah dilakukan di Jakarta, Selasa (7/5).

Tak tanggung-tanggung, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah memboyong pejabat paling penting di Pemkab Serang untuk sama-sama belajar ke BSSN. Pejabat itu adalah Sekda Entus Mahmud, Inspektur Rahmat Jaya, Plt Kepala Bappeda Rachmat Maulana, Asda I sekaligus Plt Kepala BKPSDM Asep Saepudin, Kepala DPMPTSP Syamsudin, dan Plt Kepala Diskominfo Persandian dan Statistik Anas Dwisatya. Mereka pun disambut langsung oleh Kepala BSSN, Djoko Setiadi dan Sekretaris Utama BSSN, Syahrul Mubarak

Menurut Tatu, saat ini masyarakat ingin pelayanan pemerintah yang sangat cepat dan tepat, sehingga harus memanfaatkan teknologi dengan baik. Pemkab Serang, kata dia, ingin bekerjasama dengan BSSN karena bagian dari tim SPBE.

“Saat ini beberapa pelayanan kami lakukan secara online. Sistem ini dilakukan karena kami punya semangat sama, menghindari praktik korupsi dan kolusi,” katanya dalam siaran pers Pemkab Serang, Rabu (8/5).

Tatu juga meminta BSSN untuk membimbing dalam pemanfaatan data pemerintahan serta penguatan sistem keamanan jaringan dan website Pemkab Serang. “Kami berharap bisa menjadi daerah yang bisa menjadi pilot project (percontohan) BSSN. Insya Allah, kami siap  berkomitmen meningkatkan pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.

Kepala BSSN Djoko Setiadi mengatakan, penerapan e-government bukan hal baru, terutama dalam birokrasi pemerintah. Pemberlakuan SPBE merupakan babak baru sistem pemerintahan. “Saat ini digitalisasi pelayanan juga bagian dari penerapan reformasi birokrasi,” ujarnya.

Menurut Djoko, BSSN menargetkan seluruh daerah di Indonesia bisa menerapkan smart city dan SPBE. “Saat ini memang ada daerah yang kami jadikan pilot project. Kami siap membantu dan membimbing daerah untuk meningkatkan pelayanan,” ujarnya. (tnt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here