Home TANGERANG HUB Airin Bukber Bareng Penyapu Jalan

Airin Bukber Bareng Penyapu Jalan

1
SHARE
TANPA JARAK: Walikota Airin Rachmi Diany duduk di atas karpet merah dengan para pesapon dan sejumlah staf DLH Kota Tangsel, usai buka bersama, kemarin. FOTO: Tri Budi/Tangerang Ekspres

SETU-Walikota Airin Rachmi Diany menyempatkan diri buka bersama pesapon atau penyapu jalan. Ini dilakukan Airin dengan prakarsa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel mengadakan buka bersama (bukber) dan santunan anak yatim di halaman kantor DLH Tangsel, Rabu (22/5).
Acara tersebut diikuti semua pegawai DLH, mulai dari petugas pesapon, petugas taman, administrasi dan lainnya dengan jumlah sekitar 1.000 orang.

Kepala DLH Kota Tangsel Toto Sudarto mengatakan, bukber yang dilakukan merupakan wujud kepedulian DLH kepada semua pegawainya tanpa membedakan jabatan. “Jadi semua pegawai dan khususnya tenaga lapangan dapat saling bersilaturahmi dan berbuka bersama,” ujarnya, Rabu (22/5).

Toto menambahkan, selain bukber juga dilakukan santunan untuk 50 orang yang merupakan anak yatim dari petugas pesapon. Mereka diberikan bingkisan dan uang alakadarnya dari Bank BJB dan diharap bermanfaat bagi anak yatim yang telah ditinggalkan orangtuanya.

Masih menurutnya, saat ini jumlah pesapon 670 orang yang tersebar ditujuh kecamatan. “Jumlah ini masih kurang sekitar 100 orang lagi untuk bertugas di koridor baru yang dibuat Dinas PU,” tambahnya.

Toto menjelaskan, salah satu masalah yang ditangani DLH adalah masalah sampah. Ia berharap mudah-mudahan PLTSa segera beroperasi dan semua sampah bisa dikirim ke Cipeucang, sehingga sampaah dan taman yang ada semakin baik.

“Saya berjanji kepada walikota kalau PLTSa sudah berjalan maka kita semua ingin memberikan manfaat dan penghargaan kepada walikota pada akhir masa jabatannya dengan mendapat piala adipura,” jelasnya.

“Sekarang kita kerja keras dulu dan ku sudah bagus baru minta kesejahteraan. Walau terbatas sarana prasarana kita harus tetap kerja keras,” tuturnya.

Sementara itu, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, ingin buat bersih kota tapi, yang sulit adalah sampah mau dibuang kemana. “Saya berharap pembangunan PLTSa selesai tiga tahun selesai dan sampah dijadikan tenaga listrik,” ujarnya.

Airin menambahkan, sambil menunggu PLTSa pemkot memaksimalkan bank sampah dan TPS3R, dan ini untuk kurangi sampah yang dibiang ke TPA Cipeucang.

Ibu dua anal tersebut menuturkan, tentu untuk mengatasi masalah sampah tentu DLh lelahnya luar biasa namun, pasti pahalanya banyak. Dan yang terpenting adalah kekompakan, bersinergi antara petugas dan masyarakat untuk jaga kebersihan.

DLH ini tugasnya pelayanan langsung kepada masyarakat dan dirasakan langsung oleh masyarakat juga,” tuturnya. (bud)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here