Home TANGERANG HUB Saluran Air Tak Berfungsi, Dua Kelurahan Langganan Banjir

Saluran Air Tak Berfungsi, Dua Kelurahan Langganan Banjir

1
SHARE
SIDAK: Walikota Arief R Wismansyah mengecek saluran air di wilayah Kecamatan Larangan yang tidak berfungsi sehingga menjadi penyebab banjir. FOTO: Randy/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Walikota Tangerang Arief R Wismansyah sidak ke Kecamatan Larangan untuk mengetahui penyebab terjadinya banjir yang sering tejadi di Kelurahan Gaga dan Kelurahan Cipadu, Rabu (22/5).

Arief melihat banyak saluran air tak berfungsi akibat kepadatan tingkat hunian di dua kelurahan tersebut. Bahkan di dua keluarahan itu, tidak tidak ada penampungan air sehingga menyebabkan banjir setiap musim hujan.

“Saya sudah menemukan penyebab masalah yang ada di dua kelurahan. Jadi setiap hujan di wilayah Timur ini sering banjir karena memang saluran air yang tidak baik. Bahkan di dua kelurahan tersebut baik kontrol air pun juga tidak ada dan itu penyebab banjir setiap musim hujan,”ujarnya.

Arief menambahkan, tidak hanya saluran air yang kurang baik. Beberapa saluran air dipenuhi dengan sampah yang mengakibatkan air tidak bisa mengalir. Untuk itu, dirinya membuat surat edaran untuk warga agar tidak membuang sampah di selokan.

“Nah, sampah di sana juga banyak. Bagaiamana tidak banjir, pasti banjir karena memang air tidak bisa ngalir. Makanya saya langsung perintahkan ke Camat dan lurah untuk membuat surat edaran agar warga tidak membuang sampah,”paparnya.

Arief menambahkan, adanya banjir di wilayah Timur Tangerang, harusnya bisa membuat masyarakat sadar dan peduli terhadap lingkungan. Jangan hanya Pemerintah saja, peran masyarakat juga dibutuhkan untuk bersama mengatasi masalah banjir.

“Sekarang kalau hanya pemerintah saja yang bekerja tanpa ada masyarakat, dipastikan tidak akan bisa. Karena ketika pemerintah membangun saluran air tetapi masyarakatnya buang sampah sembarangan pasti tidak bisa menghilangkan masalah banjir. Tetapi jika bersama kita bekerja, masalah banjir pasti bisa teratasi,”paparnya.

Arief menuturkan, masalah banjir di wilayah Timur sudah di koordinasikan dengan dinas terkait. Dimana harus ada saluran air serta bak kontrol air yang berada di depan rumah. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya banjir yang tinggi saat musim hujan.

“Kita sudah bicarakan, dalam watu dekat akan ada perbaikan saluran dan pembuatan bak kontrol air. Tetapi saya juga meminta kepada warga untuk bisa menjaga dan mearawatnya agar air tetap bisa mengalir dan tidak tersendat,” pungkas walikota. (mg-9)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here