Home TANGERANG HUB Puncak Arus Balik, 160 Ribu Mobil Lintasi Tol Merak-Tangerang

Puncak Arus Balik, 160 Ribu Mobil Lintasi Tol Merak-Tangerang

1
SHARE
ARUS BALIK: Ribuan kendaraan memadati jalan setelah berlebaran di kampung halaman untuk kembali ke Tangerang dan Jakarta, Minggu (9/6).

JAKARTA – Angka kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2019 turun drastis. Angka korban jiwa pun mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Refdi Andri menyebut, sampai dengan saat ini jumlah korban meninggal dalam kecelakaan arus mudik dan arus balik Lebaran 2019 menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

“Berdasarkan data nasional kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia tahun 2018, H-7 sampai H+7, 318 orang. Sedangkan tahun ini hingga H+3, alhamdulillah 120 orang,” kata Refdi melalui keterengan tertulis yang diterima Fajar indonesia Network, Minggu (9/6).

Lebih jauh, kata Refdi, dari data itu untuk korban luka-luka tercatat juga mengalami penurunan, yakni tahun lalu, luka berat mencapai 394 orang.Sekarang sampai H+3 95 orang.

“Semua ini berkat pemerintah pusat, jalan bagus, kemudian dilakukan one way, kesehatan, Pol PP tingkat kabupaten/kota ikut kerjasama, sehingga tercapai yang kita inginkan mudik aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” terangnya.

Terpisah, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat, angka kecelakaan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2019 mengalami penurunan jika dibandingkan data arus mudik dan arus balik tahun 2018. Angka itu merujuk data yang tersedia hingga H+2 Lebaran, Sabtu (8/6) kemarin.

“Jumlah kejadian kecelakaan mengalami penurunan yang cukup signifikan yaitu 64 persen. Dari 1.410 kejadian kecelakaan tahun 2018 menjadi 509 kejadian di tahun 2019,” kata Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan, Imran Rasyid di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Minggu (9/5).

Menurunnya angka kecelakaan ini juga berimbas pada menurunanya jumlah korban. Tahun 2018, korban meninggal dunia akibat kecelakaan selama arus mudik dan arus balik Lebaran mencapai 318 orang. Tahun ini menurun jadi 120 orang. Korban luka berat tahun 2018 mencapai 364 orang, tahun 2019 sebanyak 95 orang. Tahun 2018 korban luka ringan tercatat 1.905 orang. Tahun 2019 sebanyak 615 orang.

“Kondisi ini adalah dampak dari kebijakan lalu lintas berupa one way dan contra flow yang diterapkan khususnya selama periode puncak arus mudik sehingga arus lalu lintas menjadi lebih lancar dan terkendali,” ujar Imran.

Sementara itu, sebanyak 160 ribu kendaraan melintasi tol Merak-Tangerang yang mengarah ke Jakarta pada puncak arus balik Lebaran 2019.

“Kami mengoptimalkan jumlah pengoperasian 95 gardu di 10 gerbang, juga termasuk 9 mobile reader yang difungsikan dengan sistem jemput kendaraan, ungkap Kepala Divisi Hukum dan Humas PT Marga Mandalasakti, Indah Permanasari, Minggu (9/6).

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here