Home TANGERANG HUB Lebaran Marak Kebakaran

Lebaran Marak Kebakaran

0
SHARE
KEBAKARAN: Petugas berjibaku memadamkan api yang melalap rumah kontrakan di Ciputat, Kota Tangsel.

TANGERANG – Lebaran tahun ini marak kebakaran yang melanda wilayah Tangerang. Di Kota Tangsel, tercatat kebakaran terjadi di 11 titik seperti di daerah permukiman, lapak barang bekas, alang-alang, pertokoan dan rumah kontrakan yang ditinggal penghuninya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tangsel Uci Sanusi mengatakan, selama libur lebaran terjadi 11 kali kebakaran. “Terakhir terjadi dua kebakaran di Pamulang dan Ciputat, Sabtu (8/6) malam,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Minggu (9/6).

Uci menambahkan, rata-rata kebakaran terjadi lantaran ditinggal penghuninya mudik ke kampung halaman untuk merayakan lebaran. Jumlah kebakaran yang terjadi tersebut meningkat dibanding tahun lalu yang hanya terjadi 8 kasus kebakaran.

“Meskipun jumlahnya meningkat, tidak ada korban jiwa dalam kasus kebakaran musim libur lebaran tahun ini,” tambahnya.

Salah satu kebakaran menimpa toko pakaian Ananda di Pasar Ciputat, Jumat (7/6). Berdasarkan keterangan salah satu pegawai toko pakaian, Rini, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. “Tidak tahu apinya dari mana, pokoknya ada yang teriak saja, pada keluar,” ujarnya.

Satu dari dua kebakaran yang terjadi Sabtu (8/6) malam terjadi di Jalan Masjid Darusalam, Kampung Bulak Timur RT 6/4 Kedaung, Pamulang. Kebakaran tersebut menimpa dua rumah dan tiga kontrakan. Diduga penyebab kebakaran karena daya listrik yang tidak stabil.

Korban kebakaran, Wahyudyaningsih, menceritakan sebelum peristiwa terjadi wilayah di rumahnya sedang dilakukan pemadaman listrik secara bergiliran. “Memang ada pemadaman listrik semalam, jadi listrik byar pet,” katanya.

Saat itu, ia sedang menidurkan anaknya dan aliran listrik tiba-tiba mati. Tidak terlalu lama, listrik kembali menyala. “Setelah sempat menyala, listrik mati lagi, saya sudah tidur sama anak saya. Tiba-tiba sudah ada api yang membakar rumah,” tambahnya.

Kejadian serupa di Kota Tangerang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang  menanangi sebanyak 18 kejadian kebakaran sejak awal ramadan sampai lebaran.

Dari 18 kejadian tersebut, BPBD merinci 15 kejadian kebakaran selama ramadan dan 3 kejadian selama Idul Fitri. Jumlah tersebut, terjadi pada rumah dan juga pusat perbelanjaan yang ada di Kota Tangerang.

Kepala BPBD Kota Tangerang Irman Pujihendra mengatakan, pihaknya telah menangani 18 kejadian kebakaran yang ada di Kota Tangerang. Dari 18 kejadian tersebut, terbanyak pada saat ramadan di banding Idul Fitri.

“Untuk ramadan ada 15 kejadian, sedangkan untuk Idul Fitri kejadian hanya 3 kasus. Kebanyakan kejadian kebakaran terjadi di rumah dan juga pusat perbelanjaan,” ujarnya.

Irman menambahkan, kejadian kebakaran tersebut karena arus pendek listrik yang berada di rumah atau pusat perbelanjaan. Selain itu juga ada bocornya tabung gas.

“Kejadian kebakaran tersebut karena adanya korsleting arus pendek dan itu penyebab terjadinya kebakaran di Kota Tangerang. Untuk tabung gas hanya 1 kejadian saja sisanya korsleting arus pendek,”paparnya.

Irman menjelaskan, belum lama ini pusat perbelanjaan Giant Kreo yang berada di Kecamatan Larangan terbakar. Penyebabnya karena korsleting arus pendek dan terjadi pada saat H+2 lebaran Idul Fitri. Tetapi tim BPBD dengan sigap melakukan pemadaman agar api tidak terlalu besar.

“Terakhir kejadian di Giant Kreo, tidak ada korban jiwa. Hanya saja sebagian gedung Giant tersebut hangus terbakar. Dalam kejadian tersebut kita menurukan 4 unit mobil pemadam untuk memadamkan,”ungkapnya.

Irman mengungkapkan, untuk rumah yang terbakar biasanya warga lupa mencabut colokan listrik yang tidak terpakai atau bisa saja banyak colokan listrik yang terpakai dan itu bisa menyebabkan terjadinya korsleting arus pendek.

“Saya mengimbau kepada warga Kota Tangerang untuk selalu perhatikan colokan listrik yang ada di rumah. Jangan sampai pemakaian berlebihan dan itu mengakibatkan terjadinya kebakaran. Kalau ingin pergi usahakan cek kembali agar tenang pada saat pergi,” tutupnya. (bud/mg-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here