Home TANGERANG HUB Jaga Kesehatan Gigi, Jantung akan Sehat

Jaga Kesehatan Gigi, Jantung akan Sehat

1
SHARE
SEHAT: Pemateri memberikan penjelasan mengenai kesehatan jantung dan gigi saat seminar hari Jantung se-Dunia di depan Poliklinik Jantung RSU Kabupaten Tangerang, belum lama ini. FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Ahli medis telah lama meneliti hubungan antara kesehatan gigi dengan organ tubuh lain. Seperti gangguan pada gigi dapat menyebabkan berbagai penyakit lain yang lebih serius seperti Jantung, diabetes, demensia, gangguan kehamilan dan stroke.

Direktur Utama RSU Kabupaten Tangerang drg. Naniek Isnaini Lestari mengatakan, diperlukan sosialisasi kepada masyarakat agar mengetahui hubungan sebenarnya antara gigi dan jantung. Ia mengaku seminar perihal kesehatan sudah rutin dilakukan rumah sakit kepada keluarga pasien.

“Kali ini kita ingin masyarakat memahami lebih tentang kesehatan jantung. Untuk pemateri dari dokter yang praktek di sini dan dari luar. Seminar memang sudah masuk program yang harus minimal dijalankan seminggu sekali. Karena penting sebagai pengetahuan untuk keluarga pasien khususnya,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres.

Dokter spesialis gigi Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang drg. Metta Tarmidi mengatakan, penyakit gusi merupakan faktor risiko timbulnya penyakit jantung koroner. Ia menjelaskan orang yang memiliki jumlah gigi yang sedikit, dan mengalami banyak sakit gusi memiliki risiko tinggi terkena stroke.

“Ada hubungan penyumbatan arteri pada kaki dengan penyakit gusi. Namun ada beberapa penelitian yang mengungkapkan hal sebaliknya sehingga perlu diteliti lebih jauh. Hal ini dipublikasikan pada jurnal internasional kedokteran gigi pada September 2012,” ujarnya saat mengisi materi pada seminar jantung di Poli Jantung RSU Kabupaten Tangerang.

Lanjutnya, ada beberapa faktor yang memungkinkan hubungan antara gangguan kesehatan pada gusi dengan gangguan pada organ tubuh lain. Diantaranya, saat tahap awal penyakit gusi atau peradangan pada gingivitis serta pada ateroskelosis (proses penyempitan pembuluh arteri). Pada proses peradangan yang terjadi pada penyakit gusi akan turut memicu sumbatan pembuluh darah yang memengaruhi kinerja jantung.

“Sakit gusi terutama disebabkan bakteri akibat penumpukan plak awalnya terlihat tidak berbahaya. Namun pada beberapa orang yang lebih rentan, tubuh dapat bereaksi berlebihan pada bakteri dan menyebabkan peradangan yang tidak sepenuhnya reda,” lanjutnya.

Alasan kedua yang mendasari kemungkinan adanya keterkaitan antara sakit gigi dan gusi dengan kesehatan jantung yakni kemiripan jenis bakteri. Dimana bakteri yang ditemukan pada penyakit gusi juga ditemukan pada pembuluh darah yang mengalami ateroskelosis.

“Selain kesehatan mulut, masih ada banyak faktor lain yang bisa menyebabkan penyakit jantung. Oleh karena itu saya tidak bosan-bosan untuk mengingatkan para pasien menjaga kesehatan rongga mulut. Salah satunya pembersihan karang gigi dengan rutin. Segala lubang gigi yang ada harus ditambal dan sisa akar gigi yang masih ada harus dicabut,” tukasnya. (mg-10/mas)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here