Home OLAHRAGA Persita Jelang Liga 2, Siapkan 5 Kapten Tim

Persita Jelang Liga 2, Siapkan 5 Kapten Tim

0
SHARE
BALON KAPTEN TIM: Gelandang Persita Amarzukih (kiri) berpeluang menjadi kapten tim Persita melihat pengalamannya bermain di klub Liga 1 dan pengalaman mengantar tim Liga 2 promosi ke Liga 1. FOTO: Persita Media

ADA beberapa hal unik dari persiapan Persita menghadapi kompetisi Liga 2 tahun 2019. Salah satunya adalah penentuan kapten tim oleh pelatih Widodo Cahyono Putro (WCP) yang menyebut akan ada 5 kapten di skuat Pendekar Cisadane musim ini.

Penegasan ini disampaikan WCP mengingat selama ini tim Ungu hanya menetapkan satu nama kapten tim dalam mengarungi kompetisi. Padahal menurut mantan pelatih Bali United tersebut sebuah tim butuh lebih dari dua kapten untuk mengarungi kompetisi.

Dimana penentuan beberapa kapten tim ini berpengaruh dalam hal penerjemahan permainan yang ingin diterapkan pelatih saat pertandingan kepada tim. Kapten harus memiliki wawasan permainan yang seiring dengan pelatih.

Selain itu penentuan kapten tim juga sangat berpengaruh saat kapten tim utama harus absen bertanding. Ketentuan ini berlaku di semua kompetisi sepakbola maupun di timnas.

Pelatih yang pernah menangani timnas Indonesia U-21 tersebut menyebut selain faktor senioritas ada beberapa kriteria lain untuk menetapkan kapten tim. Dua diantaranya adalah pengalaman bermain dan memiliki karakter pemimpin.

Dari 27 pemain yang didaftarkan Persita, ungkap WCP ada sekitar 5 pemain yang bisa menanggung tanggungjawab sebagai kapten, termasuk kapten tim Persita musim lalu Egi Melgiansyah.

“Kapten tim tidak boleh hanya satu harus ada lebih dari dua kapten dalam tim, ini agar kepemimpinan di lapangan tetap ada meski kaptennya diganti atau absen bertanding. Penunjukkan kapten ini penting untuk menjaga ruh permainan,” tegas WCP.

Musim lalu Persita selalu mempercayakan posisi kapten tim pada Egi Melgiansyah yang telah mengemban tugas selama hampir tiga musim belakangan. Uniknya pada musim lalu, saat Egi absen ban kapten disematkan secara berbeda-beda di setiap pertandingan.

Ada dua pemain yang biasa mendapat kepercayaan sebagai kapten tim jika Egi absen yakni Ledi Utomo atau Rio Ramandika. Tapi anehnya status kapten kedua Persita diantara dua pemain tersebut tak jelas.

Terkadang Rio Ramandika mengenakan ban kapten meski Ledi ada di tengah lapangan. Padahal sebelumnya jika Egi diganti, maka ban kapten diserahkan pada Ledi meski Rio tampil.

WCP sendiri tidak menyebut siapa saja pemain yang punya kans menjadi kapten tim, terutama untuk kapten tim utama. Tapi dari kriteria yang ada selain Egi ada nama M. Roby serta Amarzukih yang bisa menjadi pilihan utama sebagai kapten utama.

Keduanya punya pengalaman bermain di klub Liga 1 dan memiliki karakter sebagai pemimpin di dalam lapangan. “Saya tak mau menyebut nama tapi di Persita sekarang ada sekitar 5 pemain yang bisa menjadi tim termasuk Egi. Saya harap kapten-kapten ini bisa membimbing dan mengarahkan pemain lain untuk tampil semaksimal mungkin,” ucapnya. (apw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here