Home BANTEN Belum Genap Setahun, Kasus DBD di Kota Serang meningkat 100 persen

Belum Genap Setahun, Kasus DBD di Kota Serang meningkat 100 persen

384
0
SHARE

SERANG – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Serang mengalami peningkatan lebih dari 100 persen di pertengahan tahun 2019 ini. Sebelumnya pada tahun lalu, ada 63 orang yang terkena DBD. Sedangkan di pertengahan tahun ini ada sekitar 170 orang yang terkena DBD.

“Kasus DBD di tahun ini untuk di Kota Serang memang ada peningkatan yang signifikan. Tahun ini saja sudah ada 170 kasus DBD. Ini belum sampai Desember, sudah sebanyak itu. Kalau tahun lalu itu ada 63 kasus, jadi meningkat sekitar 100 persen lebih,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang Ikbal, Minggu (16/6).

Ia juga menjelaskan, berdasarkan analisa yang dilakukan pihaknya, tahun ini merupakan fase lima tahunan. Dimana setiap daerah termasuk Kota Serang mengalami peningkatan terhadap kasus DBD. Seperti di Jawa Barat dan daerah diluar Pulau Jawa sama-sama meningkat.”Semua daerah itu sama, di tahun ini itu baik di wilayah Jawa mapun luar Jawa itu ada peningkatan. Karena memang kalau kami lihat dari analisis yang kami lakukan, merupakan situasi lima tahunan. Biasanya setiap lima tahun, kasus DBD ini selalu meningkat, seperti saat ini,” katanya.

Meski demikian, Ikbal mengatakan, kasus DBD ini membutuhkan penanganan yang serius, dan melalui beberapa tahapan. Oleh sebab itu, pihaknya akan melakukan sejumlah pencegahan serta memberikan sosialisasi berikut pembinaan kepada masyarakat, khususnya petugas kesehatan untuk antisipasi. Sebab, Kota Serang ini termasuk dalam kategori dengan wilayah endemis yang cukup banyak. Seperti Kecamatan Kasemen, Kecamatan Cipocok Jaya, dan Kecamatan Serang. Di tiga kecamatan tersebut, kata Ikbal, kasus DBD selalu muncul setiap tahunnya. Kemudian, pasiennya pun cukup banyak dari tiga wilayah di kecamatan yang disebutkan tadi.

“Endemis itu dalam artian, setiap tahunnya pasti akan muncul kasus DBD. Jadi, kami harus bisa merubah mindset masyarakat, bahwa yang paling utama adalah menjaga kebersihan lingkungan. Jangan sampai ada genangan yang nantinya menjadi tempat tinggal nyamuk,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here