Home TANGERANG HUB Pria Paruh Baya Tewas Dalam HRV

Pria Paruh Baya Tewas Dalam HRV

0
SHARE
EVAKUASI KORBAN: Tim kepolisian dari Polres Tangsel dibantu warga sekitar mengevakuasi jenazah pria paruh baya yang ditemukan tak bernyawa dalam sebuah HRV, kemarin. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG-Parasian Lumban Gaol (69), warga Pondok Cipta, Bintara, Bekasi Kota, Jawa Barat, ditemukan meninggal dalam mobil Honda HRV Nopol B 93 KVA yang terparkir di Ruko Golden Viena 2 CA 01, Rawa Buntu, Serpong, Selasa (18/6) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatan, korban ditemukan tewas oleh rekannya yakni, Primia Kusumaningrum dan petugas keamanan ruko, Ahmad Soleh. “Mobil terparkir depan ruko dan korban ditemukan sudah meninggal,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (18/6).

Alexander menambahkan, kronologi kejadian kasus tersebut berawal sekitar pukul 12.30 WIB, Primia ditelpon oleh korban memberitahukan sedang berada di dekat rumah Primia. Kemudian, Primia bergegas menuju lokasi tempat korban berada. Saat melintas di Jalan Raya Golden Virna, ia melihat mobil milik korban yang terparkir di halaman ruko.

“Primia langsung menghampiri mobil tersebut dan mencoba mengintip dan mengetok kaca mobil. Namun, ia melihat korban dalam posisi duduk di bangku belakang dan tidak ada respons dari korban,” tambahnya.

Masih menurutnya, saksi kemudian mencoba menelepon korban tapi, tetap tidak ada respons dari korban. Lalu, Primia minta bantuan petugas keamaaan ruko, Ahmad.
Menurut keterangan Ahmad, mobil tersebut parkir sekitar pukul 13.00 WIB dan Primia mencoba membantunya dengan cara menggoyang mobil. Namun, tetap tidak ada respons dari korban. “Karena tidak ada respons, keduanya langsung minta bantuan kepada Polsek Serpong,” tambahnya.

Sekitar pukul 13.40 WIB, anggota Unit Reskrim Polsek Serpong tiba di lokasi dan mencoba membuka pintu mobil dan berhasil terbuka. Selanjutnya mencoba melakukan pertolongan pertama kepada korban dengan cara memberikan bantuan pernafasan kepada korban. Namun, korban tidak ada reaksi.
Selanjutnya anggotanya melaksanakan cek indentifikasi kepada korban dan dinyatakan korban meninggal dunia.

“Setelah tubuh korban diperiksa tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan, sehingga diduga korban meninggal kareka sakit yang diderita. Selanjutnya korban kita bawa ke RSU Tangsel untuk dilakukan visum,” tuturnya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here