Home PENDIDIKAN PPDB SMAN 19 Kabupaten Tangerang, Zonasi Pakai Jarak Terdekat

PPDB SMAN 19 Kabupaten Tangerang, Zonasi Pakai Jarak Terdekat

0
SHARE
MEMASUKAN DATA: Panitia PPDB SMAN 19 Kabupaten Tangerang, dengan teliti memasukan data calon siswa baru, Rabu (19/6). FOTO: Mas Deden Budiman/Tangerang Ekspres

BALARAJA – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sejumlah sekolah menyita perhatian. Pada hari pertama dan kedua pendaftaran, para orang tua siswa langsung menyerbu sekolah yang berlabel favorit. Bahkan, mereka rela antre untuk mendapatkan nomor pendaftaran lebih awal.

Di SMAN 19 Kabupaten Tangerang, misalnya. Para orang tua sampai datang lebih awal. Bahkan sebelum panitia PPDB datang ke sekolah. Penerapan sistem zonasi tidak disia-siakan para orang tua untuk menyekolahkan anaknya di sana. Meskipun nilai yang dimiliki tidak terlalu tinggi.

Wakil kepala sekolah (wakasek) bidang humas, SMAN 19 Kabupaten Tangerang, Darnawan, menuturkan, sebelum pembukaan PPDB pihak SMAN 19 Kabupaten Tangerang telah memberikan sosialisasi kepada guru bimbingan konseling SMP sederajat yang terdapat di Kecamatan Balaraja maupun Kecamatan Sukamulya.

Masing-masing SMP diberikan penjelasan tentang aturan PPDB yang akan diterapkan di SMAN 19 Kabupaten Tangerang. Dari aturan yang ada, 90 persen jalur zonasi, lima persen jalur prestasi dan lima persen jalur mutasi lima persen.

“Kami menerapkan Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang PPDB. Peraturan Menteri ini bertujuan untuk mendorong peningkatan akses layanan pendidikan,” terang Darmawan, saat ditemui di ruang PPDB SMAN 19 Kabupaten Tangerang, kemarin.

Lebih lanjut Darmawan memaparkan, untuk tahun ini, sekolah yang berlokasi di Jalan Caringin, Desa Saga, Kecamatan Balaraja ini, akan menerima 10 rombongan belajar (rombel), dengan jumlah 360 siswa. Dari data panitia, sampai hari kedua yang mendaftar sudah mencapai 1.100 calon siswa baru.

Kemungkinkan jumlah pendaftar bertambah sangat terbuka. Namun pihak sekolah tidak bisa mengakomodir seluruh peserta yang mendaftar, karena kapasitas rombel yang sangat terbatas.

“Sistem zonasi akan menggunakan google map. Panitia akan melihat jarak terdekat dan terjauh dari sekolah ke rumah calon siswa baru,” terang Darmawan.

Sementara itu, Plt. Kepala SMAN 19 Kabupaten Tangerang Agus Setyiono, memaparkan, alasan orang tua siswa memasukan anaknya ke SMAN 19 Kabupaten Tangerang, selain sekolah ini negeri karena tanpa biaya, tenaga pendidik yang berkualitas yang seluruhnya S1 bahkan sebagian S2, menjadi pertimbangan masyarakat.

Kata Agus, dari guru yang berkualitas akan menghasilkan prestasi yang membanggakan baik bidang akademik maupun non akademik. Hal tersebut terbukti dengan berbagai torehan prestasi yang dirah anak didiknya.

“Kualitas tenaga pendidikan bisa dipertanggungjawabkan. Terbukti anak-anak kami mampu meraih berbagai prestasi yang membanggakan,” ucap Agus. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here