Home TANGERANG HUB Pelaku Ekonomi Kreatif Dilatih Desain

Pelaku Ekonomi Kreatif Dilatih Desain

0
SHARE
PRODUK KREATIF: Wakil Walikota Benyamin Davnie (kiri) melihat salah satu produk pegiat ekonomi kreatif. FOTO: Dok. WebTangerangSelatanKota.go.id

SERPONG-Puluhan pelaku ekonomi kreatif mendapat pelatihan membuat desain ekonomi produktif di Restoran Telaga Seafood BSD, Serpong, Senin (24/6). Pelatihan yang diadakan Dinas Pariwisata Kota Tangsel tersebut akan rutin dilakukan untuk menumbuhkan kreativitas bagi pelaku usaha ekonomi produktif di Tangsel.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel Judianto mengatakan, pelatihan desain ekonomi kreatif tersebut digelar untuk meningkatkan kreatifitas masyarakat pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata dalam tumbuh kembangkan usaha yang sudah dilaksanakan. Dinas Pariwisata ingin memberikan bimbingan dan pendampingan kepada masyarakat, sehingga terwujudnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang profesional, membentuk kerjasama yang komperhensif.

“Termasuk meningkatkan masyarakat yang kreatif dan mengembangkan ekonomi kreatif di Kota Tangsel,” ujarnya dalam sambutan, Senin (24/6).

Judianto menambahkan, kegiatan tersebut dilakukan karena majunya sebuah pariwisata atau kota ekonomi kreatif ini tergantung dari sumber daya manusianya. Sehingga Dinas Pariwisata perlu tingkatkan dengan berbagai macam pelatihan. “Mudah-mudahan peserta pelatihan bisa menerapkan ilmu yang diperoleh untuk menumbuhkan kreatifitas bagi pelaku usaha ekonomi produktif,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, akan terus meningkatkan porsi pelatihan dan dialog bersama untuk menumbuhkan kreatifitas bagi pelaku usaha ekonomi produktif di Kota Tangsel. “Pelatihan ini penting untuk dilaksanakan karena Tangsel memiliki empat fungsi kota yang pertama hunian, kedua pendidikan, ketiga perdagangan dan keempat jasa,” ujarnya.

Pek Ben menambahkan, untuk dua fungai kota relatif sudah banyak diselesaikan, tinggal meningkatkan kualitasnya. Sedangankan untuk perdagangan dan jasa ini akan menjadi ruh kota Tangsel. Masyarakat yang tinggal di Tangsel harus mempunyai keterampilan di dua bidang tersebut.

Pada sektor perdagangan dan jasa akan tumbuh ketika kita mempunyai kualitas dan kreatifitas karena, apapun yang dihasilkan harus ada kreatifitas didalamnya. “Kami sebagai pemerintah kota hanya bisa memfasilitasi karena, kreatifitas ini akan tumbuh dari diri sendiri,” tambahnyaa.

Untuk menumbuh-kembangkan kreatifitas tersebut, maka pemkota akan mendorong dan memberikan porsi yang lebih. Bahkan kegiatan tersebut tidak hanya sekali dilakukan namun, akan sering untuk terus berdialog. Sehingga dari dialog bersama akan tumbuh ide baru dan akan mendorong sebuah kreatifitas baru.

“Kita akan bentuk wadah agar masyarakat bisa melakukan dialog bersama untuk mendapatkan ide baru baik dalam kemasan, rasa, pemasaran dan lainnya,” tuturnya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here