Home TANGERANG HUB Demi KIA, Rela Antre Sejak Sebuh

Demi KIA, Rela Antre Sejak Sebuh

0
SHARE
SAPA BOCAH: Kepala Disdukcapil Kota Tangsel Dedi Budiawan memegang kepala salah satu bocah saat mengantre untuk diambil fotonya dalam pelayanan KIA di Kecamatan Pamulang, kemarin. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

PAMULANG-Pelayanan pembuatan kartu identitas anak (KIA) di Kecamatan Pamulang diserbu warga, Rabu (26/6). Bahkan, untuk mendapatkan pelayanan yang diberikan secara cuma-cuma itu, warga rela antre sejak subuh.

Kepala Dinas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel Dedi Budiawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program layanan keliling untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang tidak bisa mengakses secara online,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (26/6).

Budiawan menambahkan, program pelayanan keliling tersebut akan dilakukann di tiap kecamatan yang ada di Tangsel. Pelayanan di Kecamatan Pamulang, Dukcapil menyediakan kuota sebanyak 500 KIA kepada masyarakat yang tinggal di pemekaran dari Kecamatan Ciputat tersebut.

“Kita hanya menyediakan kuota 500 namun, yang daftar ternyata lebih dari 1.000 orang,” tambahnya.

Masih menurutnya, untuk warga yang tidak mendapatkan kuota pembuatan KIA pada hari ini (kemarin), masyarakat dapat membuatnya dengan mendaftar secara online dan mendatangi Kantor Disdukcapil atau Dukcapil Corner di Living World, Alam Sutra, Serpong Utara.

“Warga bisa datang ke lokasi ini dan tiap tempat memiliki kuota 100 tiap hari. Jadi silahkan datang untuk mendapat pelayanan tiap hari,” tambahnya.

Pantauan Tangerang Ekspres di lokasi, warga sudah datang ke halaman kantor Kecamatan Pamulang sebelum matahari terbit. Mereka datang lebih awal untuk mendapatkan kuota antrean yang hanya berjumlah 500 orang. Warga yang memafaatkan layanan pembuatan KIA tersebut adalah Kunti Fatimah. Ia mengaku sudah datang sejak pukul 05.30 WIB dan mendapat nomor antrean 350. “Pukul 06 saya baru dapat nomor antrean,” ujarnya.

Fatimah menambahkan, meskipun sudah mendapat nomor antrean ia mengaku belum mendapat giliran masuk ke ruangan pendataan meskioun sudah pukul 11.45. WIB. Ia mengaku rela mengantre untuk mendapatkan KIA untuk anaknya.

“Layanan seperti ini jarang dan harus dimanfaatkan, kalau harus urus sendiri ke kantor Dukcapil jaraknya lumayan dan memerlukan waktu dan juga biaya,” tambahnya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here