Home TANGERANG HUB Tangsel Super League Ciptakan Fairplay, Pakai Video Assistant Referee

Tangsel Super League Ciptakan Fairplay, Pakai Video Assistant Referee

0
SHARE
LAUNCHING: Askot PSSI Kota tangsel Muhamad saat hendak memukul gong dalam launching Tangsel Super League di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Serua, Ciputat, Sabtu (29/6). FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

CIPUTAT-Liga Komunitas atau Indonesia Community Champions League (ICCL) mulai mengepakan sayapnya di Kota Tangerang Selatan.

Yakni dengan debut yang diberi nama Tangsel Super League (TSL) season 1. Turnamen ini merupakan kompetisi sepak bola amatir diikuti 20 tim yang terbagi menjadi dua zona yakni zona Barat dan Timur.

Pengelolaan kompetisinya sendiri akan dikelola secara profesional.

TSL sendiri secara resmi dilaunching oleh Ketua Askot PSSI Tangsel, Muhamad, di Ruang Blandongan, Lantai 4, Balai Kota Tangsel, Sabtu, 29 Juni 2019.

Yang paling menarik, dari pagelaran TSL ialah akan menggunakan Video Assistant Referee (VAR) dan wasit yang bertugas akan dibantu dengan alat earphone.

Ketua Askot PSSI Tangsel, Muhamad, sangat mengapresiasi dengan hadirnya TSL season 1 ini. Ditambah penggunaan VAR di TSL menjadikan salah satu kota pertama di Banten yang menggunakan VAR.

“Kompetisi sepak bola modern akan kita laksanakan. Apalagi kita akan menggunakan VAR, jadi wasit bisa memimpin dengan fairplay dan tidak bisa dibohongi lagi. Ini merupakan suatu hal yang bagus. Di Banten baru kita (Tangsel) yang memakai VAR, Tangsel harus bangga dengan ini,” ujar Muhamad selepasa lauching Tangsel Super League (TSL).

Sementara itu CEO Tangsel Super League, Panji Irawan menjelaskan, perangkat teknologi VAR yang diterapkan oleh TSL sudah bekerja sama dengan Bandung Premier League (BPL).

“Justru kita mengadopsi di Bandung, VAR pun kita mengambil di Bandung. Perangkat kita beli di Bandung, berafiliasi dengan Bandung,” ujar Panji.

Lebih lanjut, Panji menjelaskan, TSL merupakan suatu wadah bagi para pemain amatir di Tangsel untuk bisa menyalurkan bakatnya. Yang nantinya, bibit atau bakat mereka bisa terpantau oleh klub-klub profesional.

“Ya, tentunya dengan adanya TSL ini, pemain berbakat di Tangsel nantinya bisa menjadi bagian tim Persitangsel, yang saat ini bermain di Liga 3. Dengan adanya TSL bisa menyumbangkan pemain dan membanggakan Persitangsel,” tuturnya.

TSL sendiri akan bergulir secara resmi pada 6 Juli mendatang di Lapangan Civic Center Pamulang. Nantinya disetiap akhir pekan yakni Sabtu-Minggu akan ada lima pertandingan berlangsung.

“Hari Sabtu ada lima pertandingan dan Minggu lima pertandingan. Intinya TSL ini akan terus bergulir untuk memajukan sepakbola di Tangsel,” pukas Panji. (mol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here