Home TANGERANG HUB Lapor Bang! Tempat Mengadu Kekeringan dan Bangunan

Lapor Bang! Tempat Mengadu Kekeringan dan Bangunan

0
SHARE
APLIKASI BARU: Sekretaris DBPR Ade Suprijal menjelaskan tentang aplikasi Lapor Bang di BSD City, Serpong, Kota Tangsel.

SERPONG-Dalam rangka menjawab tuntutan era digital, dimana informasi publik harus bisa diakses secara mudah dan cepat, Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) Kota Tangsel akan segera meluncurkan aplikasi dalam jaringan (daring) bernama “Lapor Bang”.

Lapor Bang merupakan layanan pelaporan pengadaan dan permohonan informasi. Melalui aplikasi itu, masyarakat semakin mudah dalam permohonan mendapatkan infomasi ataupun pengaduan yang kaitannya dengan ruang lingkup pekerjaan DBPR Kota Tangsel.

Sekretaris DBPR Kota Tangsel Ade Suprijal mengatakan, untuk bisa mengakses aplikasi itu tidak dibutuhkan prosedur yang bertele-tele. “Cukup dengan akses aplikasinya dan masuk ke dalam tampilan menu tapi, harus daftar dahulu. Setelah pendaftaran baru mendapat password dan baru bisa login,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Jumat (20/9) di kawasan Serpong.

Ade menambahkan, setelah itu masyarakat tinggal memilih, apakah ingin mengadu langsung terkait laporan atau ingin menanyakan informasi pembangunan lainnya. Karena diakses melalui aplikasi, maka semua akan lebih cepat dan informatif.

DBPR mencoba untuk meningkatkan sinergitas dan mempercepat pelayanan informasi publik yang sebelumnya masih konvensional atau masih dilayani secara manual, yakni diterima tamu dan sebagainya. Saat ini sudah beralih ke sistem teknologi melalui aplikasi Lapor Bang.

“Jadi nantinya masyarakat dan dunia usaha yang berkepentingan terhadap pengaduan ini nanti terfasilitasi dan terlayani semua di aplikasi Lapor Bang. Ini dalam rangka untuk mempermudah akses layanan informasi yang ada,” tambahnya.

Masih menurutnya, laporan yang tersaji dalam aplikasi Lapor Bang ada beberapa. Yakni, terkait dengan laporan pengaduan, termasuk bangunan apa saja yang sudah dibangun DBPR. Kemudian berkaitan dengan gedung-gedung publik lainnya masyarakat bisa melaporkan semua informasi yang ada di lapangan, baik yang tengah dibangun maupun yang sudah dioperasionalkan.

“Baik yang sedang dibangun maupun yang sudah dibangun warga bisa melaporkan,” jelansya.

Selain itu, ada juga yang berkaitan dengan sanitasi, air minum dan pelayanan tata ruang. Untuk sanitasi lingkungan, bila ada info terkait daerah kekeringan maka masyarakat bisa memberikan laporannya di mana tempat kekeringannya, kapan terjadinya dan sebagainya itu akan terakomodir di aplikasi itu.

Kemudian informasi mengenai tata ruang, banyak masyarakat yang berinvestasi di Kota Tangsel tapi, tidak tahu apakah sesuai dengan ekspektasi keinginannya untuk membangun.

Untuk bisa menggunakan aplikasi tersebut harus daftar menggunakan data KTP-el. KTP-el bisa menggunakan semua KTP-el dan tidak hanya KTP-el Kota Tangsel saja.
“Misalnya begini ada masyarakat yang tinggal di Jakarta tapi, dia beraktifitas bekerja di Kota Tangsel. Layanan-layanan juga tentunya berpengaruh kepada mereka,” tuturnya.

“Aplikasi ini rencananya akan dilaunching akhir bulan ini. Lapor Bang merupakan aplikasi pertama di DBPR Kota Tangsel dan saya buat berdasarkan hasil dari Diklapim III yang saya laksanakan,” tuturnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here