Home TANGERANG HUB BPJSTK Rambah Pekerja Informal Tingkat Desa

BPJSTK Rambah Pekerja Informal Tingkat Desa

0
SHARE
DESA SADAR: Wakil Bupati Tangerang Mad Romli (dua dari kiri) memberikan kartu BPJS Ketenagakerjaan dari perwakilan warga Desa Kresek, saat Launching Desa Sadar Jaminan Ketenagakerjaan di GSG Puspemkab Tangerang, Rabu (25/9). FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

TIGARAKSA – Para petani, pekebun dan nelayan tingkat desa yang termasuk tenaga kerja mandiri akan tercover jaminan tenaga kerja dan kematian. Mereka dikenakan biaya Rp16.800 setiap bulan untuk dua program perlindungan. Sedangkan, jaminan hari tua, warga tinggal menambah iuran sebesar Rp20 ribu setiap bulan.

Untuk tahun ini, warga di Desa Kresek masuk program desa sadar jaminan ketenagakerjaan termasuk yang pertama di Kabupaten Tangerang. Nantinya, desa ini akan menjadi percontohan bagi warga kecamatan lain. Dimana, 91 persen warga Desa Kresek yang masuk tenaga kerja bukan penerima upah sudah menjadi peserta.

Wakil Bupati Tangerang, Mad Romli mengatakan, program jaminan ketenagakerjaan di Desa Kresek dapat menjadi contoh warga di desa lain. Ia berharap, warga yang sudah menjadi peserta jaminan kesehatan dapat segera mengurus kepersertaan di jaminan ketenagakerjaan. Perihal bantuan iuran, ia akan mengkaji undang-undang yang ada.

“Sementara ini masih mandiri, kalau ada secara aturan hukum ada untuk kita menjadi landasan memberikan bantuan iuran nanti kita akan buat peraturan daerahnya. Sehingga ada landasan hukum untuk pemerintah memberikan bantuan iuran, kepada warga yang masuk kategori pekerja bukan penerima upah,” ujar pria yang akrab disapa H Ombi kepada awak media, usai meluncurkan desa sadar jaminan ketenagakerjaan di Gedung Serba Guna, Puspemkab Tangerang, Rabu (25/9).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here