Home BANTEN Kuwait Bantu Perluas Ponpes Ardaniah, Potensi Ponpes Terbesar di Banten

Kuwait Bantu Perluas Ponpes Ardaniah, Potensi Ponpes Terbesar di Banten

0
SHARE
MENINJAU: Walikota Serang Syafrudin dan sejumlah donatur dari Negara Kuwait meninjau lokasi pembangunan gedung di Ponpes Ardaniah, Taktakan, Kota Serang, Rabu (25/9). FOTO: Syirojul Umam/Banten Ekspres

SERANG-Salah satu lembaga pendidikan yang paling berpengaruh di Indonesia adalah pondok pesantren (ponpes). Lembaga ini juga tidak asing di kalangan masyarakat Kota Serang, bahkan tidak sedikit orangtua menitipkan anaknya untuk belajar di ponpes.

Salah satu ponpes yang ada di Kota Serang, Ponpes Ardaniah yang ada di Jalan Cikulur-Kuranji, Desa Panggung Jati, Kecamatan Taktakan. Ponpes itu kini tengah memulai pengembangan ponpesnya. Ponpes itu dimungkinkan akan menjadi ponpes terbesar yang ada di seluruh Banten.

Bagaimana tidak, Ponpes Ardaniah terus melakukan pembangunan gedung kelas dan gedung lainnya dengan luas sekitar 10 hektare. Tidak hanya itu, ponpes itu juga berencana kembali membangun dengan luas 70 hektare atau bila ditotal menjadi seluas 80 hektare.

“Ardaniah ini direncanakan akan menjadi ponpes terbesar, termegah, terluas, dan terbaik di Provinsi Banten. Jadi sementara kita luas yang sudah dibangun ada 10 hektare,” kata Sudrajat Ardani selaku pendiri sekaligus Pengasuh Ponpes Ardaniah.

Dalam pembangunan Ponpes Ardaniah ini tidak dilakukan oleh pendiri semata. Melainkan mendapat bantuan dari Al Jamiyyah Al Khiriyyah Al Kuwaitiyyah yang berasal dari Kuwait. Namun sayangnya ia tidak bisa menjelaskan jumlah besaran bantuan yang diberikan. Akan tetapi bantuan yang diberikan dapat melebihi bantuan dari pemerintah pusat.

“Kita kedatangan donatur besar dari Kuwait, beberapa bantuannya ada bakti sosial untuk masyarakat Kota Serang sebanyak 100 orang, gerobak usaha, 50 mesin jahit, ada bantuan untuk anak didik berupa alat tulis kantor (ATK) tas dan sebagainya, dan sodakoh untuk masyarakat dan santri, hingga peresmian tempat pendidikan,” ujarnya.

Sudrajat mengatakan Ponpes Ardaniah berdiri sejak 11 tahun yang lalu, dan telah meluluskan delapan angkatan atau dengan jumlah sekira 300 orang. “Untuk santri saat ini baru ada 700 orang, dengan jumlah pengajar sebanyak 60 orang,” katanya.

Jenjang pendidikan yang ada di ponpes tersebut mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), madrasah aliyah (MA), hingga sekolah menengah kejuruan (SMK). Siswa yang lulus dari ponpes itu akan dijembatani langsung untuk melanjutkan pendidikannya ke luar negeri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here