Home TANGERANG HUB Festival Food Truck Dispar 2019, Dukung Usaha Kuliner Kreatif

Festival Food Truck Dispar 2019, Dukung Usaha Kuliner Kreatif

0
SHARE
FESTIVAL FOODTRUCK: Sejumlah warga mengunjungi festival foodtruck di terminal BSD City, Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangsel, Sabtu (28/9). FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG-Sebanyak 8 mobil ramaikan Festival Food Truck 2019 yang digelar Dinas Patiwisata Kota Tangsel. Acara dilaksanakan di Arena Terminal BSD digelar 28 dan 29 September.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel Dadang Sofyan mengatakan, kegiatan food truck ini dan diharapkan dapat mendorong tumbuh kembangnya usaha kreatif berbasis kuliner.

“Tangsel dikenal sebagai kota kuliner. Sejauh ini bisnis kuliner di Kota Tangsel sudah menjadi basis pendapatan unggulan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan upaya-upaya pengembangan jenis usaha tersebut dalam bentuk yang lebih kreatif, salah satunya food truck,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Sabtu (29/9).

Dadang menambahkan, dinas pariwisata akan terus memberikan ruang dan kesempatan kepada pelaku usaha kuliner untuk terus maju dan mengembangkan usahanya di Tangsel.

“Selamat kepada seluruh peserta festival foodtruck, semoga kegiatan ini akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan juga pelaku usaha kuliner di Tangsel,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, festival food truck ini diikuti sebanyak 8 truck makanan dengan jenis makanan yang berbeda-beda.

“Dengan festival ini diharapkan membuka peluang pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya dan selalu semangat dalam beraktivitas di bidang kuliner,” ujarnya.

Pria yang biasa disapa Pak Ben ini menambahkan, kedepan Kota Tangsel akan jadi kota perdagangan dan jasa. Bagaiman intinya mempertemukaan konsumen dan produsen melalui beragam strategi.

Menurutnya, lebih baik kuasai pasar di Kota Tangsel saja dari pada luar Kota Tangsel atau luar negeri.Di Kota Tangsel daya beli masyarakat sangat kompetitif dengan jumlah penduduk  1,6 juta jiwa dan 70 persen usia ptoduktif dan punya daya beli baik.

“Kalau mereka belanja di ajakarta maka uangnya masuk ajakarta. Tujuan akhir festival ini adalah meningkatkan pajak restoran,” jelasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here