Home TANGERANG HUB Mubazir, Aset Pemkot Tak Terawat

Mubazir, Aset Pemkot Tak Terawat

0
SHARE
SIDAK: Walikota Arief R Wsimansyah sidak ke Dinas PUPR untuk mengecek aset yang terlihat menumpuk dan tak terawat, Selasa (1/10). Arief meminta aset tersebut langsung dilelang saja. FOTO: Humas

TANGERANG – Aset bergerak seperti kendaraan operasional, alat berat dan mesin di sejumlah OPD banyak yang tak terawat. Penumpukan aset ini selain memerlukan biaya perawatan yang besar juga dinilai mubazir.

Walikota Arief R Wismansyah menyangkan hal ini. Menurutnya, Aset Pemkot yang tidak dirawat berada di Dishub, Dinas PUPR dan DLH.

“Hasil sidak saya melihat beberapa aset bergerak di beberapa OPD memang tidak terawat. Maka itu, saya meminta kepada pimpinan OPD untuk melakukan perawatan aset tersebut. Karena bisa digunakan jika sedang diperlukan,”ujarnya di Kantor Dishub Kota Tangerang, Selasa (1/10).

Arief menambahkan, jika memang tidak bisa dilakukan perawatan dan tidak bisa digunakan lagi sebaiknya langsung melelangnya agar bisa dibelikan yang baru dan tidak terlihat menumpuk seperti sudah tidak digunakan.

“Tadi saya lihat di Dinas PUPR, ada beberapa mesin dan juga mobil yang tidak terawat. Ketika melihat menumpuk saya langsung meminta untuk dilakukan lelang,”paparnya.

Ia menjelaskan, jangan sampai di kantor OPD terlihat kumuh lantaran banyak aset bergerak yang menumpuk dan tidak dilakukan perawatan. Kalau memang usianya sudah 10 tahun, maka lakukan lelang jangan dibiarkan menumpuk di halaman kantor OPD.

“Kalau kita perhatikan, enak tidak jika ada penumpukan aset bergerak yang menumpuk dan menjadi kumuh tentunya tidak enak dilihat. Makanya saya sarankan jika masih bisa digunakan untuk segera digunakan, jika sudah masuk dalam proses lelang tetapi tidak laku maka segera dilakukan pemusnahaan barang milik daerah agar tidak ada penumpukan,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Karsidi menuturkan, aset bergerak yang ada di OPD harus dilakukan koordinasi terlebih dahulu untuk mengecek apakah masih layak atau tidak. Dari situ akan ketahuan berapa jumlahnya.

“Sesuai dengan permintaan Pak Walikota, kami akan melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan OPD terkait untuk menanyakan apakah masih bisa fungsi atau tidak. Jika tidak, kita lakukan lelang atau kita musnahkan,”tutupnya. (mg-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here