Home TANGERANG HUB 9 Pengusaha Riah Adikarya Wisata

9 Pengusaha Riah Adikarya Wisata

0
SHARE
FOTO BERSAMA: Walikota Airi Rachmi Diany didampingi wakil walikota Benyamin Dabnie dan Sekda Muhamad foto bersama para peraih Adhikarya Wisata, kemarin. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

CIPUTAT-Sebanyak 9 pelaku pariwisata mendapat apresiasi positif dari Pemkot Tangsel. Apresiasi tersebut diberakan melalui ajang Anugerah Adikarya Wisata 2019, di Plaza Rakyat, Balai Kota, Senin (9/12).

Dalam malam puncak anugerah tersebut, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Sekda Kota Tangsel Muhamad, Ketua Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kota Tangsel Gusri Efendi hadir.

Pada acara tahunan tersebut, Dinas Pariwisata Kota Tangsel memberikan 9 kategori penghargaan kepada pelaku usaha kepariwisataan. Yakni, usaha spa kategori pusat kebugaran diberikan kepada Selebrity Fitnes Teraskota, usaha perjalanan wisata kategori biro perjalanan wisata diberikan kepada PT Katsuri Mandiri Wisata.

Usaha kawasan pariwisata kategori kawasan wisata diberikan kepada Kandank Jurank Doank Ciputat, usaha jasa makanan dan minuman kategori restoran diberikan kepada Bandar Djakarta Alam Sutera, usaha penyelenggaraan hiburan dan rekreasi kategori karaoke dan bioskop diraih XXI Living Word.

Usaha daya tarik wisata kategori pusat perbelanjaan diraih Mal Teraskota, usaha penyedia akomodasi kategori hotel bintang dua diberikan kepada Hotel Pop, usaha penyedia akomodasi kategori hotel bintang tiga diberikan kepada Hotel Marilyn, serta usaha penyedia akomodasi kategori hotel bintang empat diberikan kepada Hotel Santika Premier Bintaro.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel Dadang Sofyan mengatakan, dalam rangka meningkatkan daya saing bagi industri pariwisata, Pemkot Tangsel memandang perlu memberikan apresiasi terhadap kiprah pelaku usaha pariwisata.

“Dengan harapan melalui ajang ini akan menjadi kesempatan yang baik bagi pelaku usaha di industri pariwisata untuk memperluas jaringan, memacu daya saing, dan juga meningkatkan kualitas,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Senin (9/12).

Dadang menambahkan, sesuai Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pariwisata dan melalui Dinas Pariwisata Kota Tangsel kembali memberikan Anugerah Adikarya Wisata Tahun 2019 kepada pelaku usaha industri pariwisata yang berperan aktif terkait pariwisataan di Kota Tangsel.

Dalam penyelenggaraan Adikarya Wisata 2019 tersebut Dinas Pariwisata bekerjasama dengan PT. Berlian Konsultama Indonesia untuk melakukan validasi, veriflkasi dan penilaian industri pariwisata di Kota Tangsel.

“Pemberian anugerah ini untuk menumbuhkan serta meningkatan semangat untuk memberikan pelayanan yang lebih baik sektor pariwisata di Kota Tangsel. Salah satu bentuk pembinaan bagi industri pariwisasta dan tenaga kerja pariwisata di Kota Tangsel,” tambahnya.

Mantan Kepala Bapenda Kota Tangsel tersebut menjelaskan, tujuan diberikannya anugerah tersebut untuk meningkatkan pelayanan pelaku usaha pariwisata yang berstandar nasional atau internaional dan berkualitas dalam manajemen dibidang usaha pariwisata.

Ada dua indikator dalam penilaian, yakni secara umum dan spesifik. Untuk indikator penilaian Adikarya Wisata secara umum terdiri dari, legalitas, ketaatan membayar pajak, keperdulian terhadap lingkungan, higiene dan sanitasi, serta sapta pesona.

“Sedangkan indikator penilaian secara spesifik terdiri dari standar produk, atandar pelayanan, standar pengelolaan dan ketersediaan SDM, standar fasilitas, kepuasan pelanggan dan SOP, ketersediaan lahan hijau, serta area parkir,” tuturnya.

Sementara itu, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, Anugrah Adikarya Wisata adalah kegiatan rutin sebagai bentuk penghargaan Pemkot kepada pelaku usaha pariwisata yang telah menorehknkan prestasi yang luar biasa. “Mereka memiliki ciri khas tertentu sehingga rejekinya lebih banyak lagi dan yang terpenting pajaknya masuk Kota Tangsel,” ujarnya.

Airin berharap, penghargaan Adikarya Wisata tersebut bisa terus mendorong bagaiaman potensi wisata di Kota Tangsel.
“Kota Tangsel tidak memiliki SDA tapi punya SDM dan ini potensi dan kita akan kembalikan kepada masyarkat tentu dalam proses pembangunan dan penataan Kota Tangsel,” tambahnya.

“Penghargaan ini mudah-mudahan jadi motifasi untuk meningkatkan sektor pelayanan pariwisata pelaku pariwisata adalah pahlawan pembangunan di Kota Tangsel,” tuturnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here