Home TANGERANG HUB Pacabanjir, Bantaran Kali Aye Dirapikan

Pacabanjir, Bantaran Kali Aye Dirapikan

0
SHARE
DITATA: Petugas Kecamatan Batuceper kembali menata bantaran kali aye yang rusak pada saat banjir untuk kembali bisa didatangi masyarakat, Rabu (15/1). FOTO: Randy/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Bantaran kali aye yang baru dihias, porak poranda dihantam banjir beberapa waktu lalu. Padahal sepanjang bantaran kali yang ada di wilayah Kecamatan Batuceper, kala itu terkesan cantik. Warga secara swadaya menghiasnya dengan tanaman dan berbagai material tambahan.

Setelah direndam banjir hampir 1 meter, warga pun hanya bisa pasrah. Untuk memulihkan kembali, pegawai Kecamatan Batuceper kembali menata hasil karya masyarakat Kelurahan Batu Jaya. Mulai dari tanaman, dekorasi selfi, dan juga peralatan yang ada dibantaran kali dirapikan kembali .

Camat Batuceper Hidayatullah mengatakan, penataan bantaran kali aye yang sempat rusak karena banjir untuk membantu masyarakat yang telah susa payah menata dan memperindah bantaran kali. Selain itu, dengan penataan kembali diharapkan masyarakat tetap konsisten menjaga kali tetap bersih.

“Kemarin saat banjir di Kelurahan Batu Jaya mencapai 1 meter dan membuat lokasi tempat wisata yang ada di bantaran kali aye rusak parah, saya langsung rapikan untuk tetap menjaga hasil kerja keras masyarakat yang sudah susah payah membuat kali ini menjadi indah dan bersih,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di ruang kerjanya, Rabu (15/1).

Ayak sapaan akrabnya mengaku, seperti tanaman, pagar dan juga hiasan lainnya dirapikan kembali. Bahkan, masyarakat juga ikut andil. Mereka turun karena kesadaran mereka untuk menjaga kali yang sudah mereka tata dengan rapi.

“Awalnya bantaran kali ini kumuh, semenjak saya mengajak masyarakat dan dilombakan alhamdulillah masyarakat konsisten dalam merawat bantaran kali aye. Bahkan, mereka juga sudah sadar akan bahaya menggunakan air kali,”paparnya.

Ia menjelaskan, tidak hanya bantaran kali aye saja, beberapa kampung tematik yang sempat rusak karena banjir akan dibantu. Karena, kampung tematik adalah inisiatif dan juga hasil kreasi masyarakat.

“Saya sedang melakukan pengecekan, mana saja kampung tematik yang rusak. Jika ada maka kami akan segera membantu melakukan penataan. Karena selain menjadi lokasi wisata, kampung tematik juga bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di Kecamatan Batuceper,” ungkapnya. (mg-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here